30 Paguyuban Pedagang Yogyakarta Siap Meriahkan Kirab Pasar

Yogyakarta – Sebanyak 30 paguyuban pedagang pasar bersiap memeriahkan Kirab Pedagang Pasar Tradisional yg digelar pada Kamis (5/10) sebagai rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-261 Kota Yogyakarta.

“Kirab ini mulai diawali dari Pasar Beringharjo dan berakhir di Pasar Ngasem dengan melalui rute Jalan Pabringan, Titik Nol Kilometer, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Nyi Ahmad Dahlan, dan berakhir di Pasar Ngasem,” kata Kepala Seksi Pengembangan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Endang Wahyuningsih di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, setiap paguyuban pedagang pasar mulai tampil dengan tema yg berbeda-beda namun tetap dalam nuansa budaya tradisional, di antaranya wayang dan “gejog lesung”.

Selain kirab, peserta yg berasal dari pedagang pasar tradisional mulai unjuk kebolehan di depan panggung penting sekitar tiga menit.

Setiap paguyuban pedagang yg mengikuti kirab, lanjut Endang, juga mulai mengarak gunungan yg berisi dagangan khas yg dijual di tiap pasar. Gunungan tersebut mulai diperebutkan bagi masyarakat umum di Pasar Ngasem.

“Kami berharap, kemeriahan yg ditampilkan ketika kirab ini bisa semakin mendorong masyarakat bagi berbelanja di pasar tradisional. Pada awalnya, kirab ini memang ditujukan sebagai bagian dari promosi pasar tradisional agar tak kalah bersaing dengan pasar modern,” katanya.

Endang menambahkan, keberadaan pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih dibutuhkan oleh masyarakat kelihatan dari jumlah pengunjung yg tiba berbelanja di pasar tradisional.

“Jumlah konsumen di pasar tradisional masih selalu terjaga, bahkan pengunjung mulai mengalami kenaikan signifikan ketika musim libur,” kata Endang.

Saat kirab, mulai ada penutupan jalan khususnya di titik start merupakan di Jalan Pabringan yg berada di sisi selatan Pasar Beringharjo. “Persiapan kirab telah akan dikerjakan sejak pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB dan peserta mulai diberangkatkan sekitar pukul 14.00 WIB,” katanya.

Selain dari paguyuban pasar, terdapat kontingen tambahan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta dari salah satu bank punya pemerintah.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin