7 Alasan Mengapa Film SUZZANNA BERNAPAS DALAM KUBUR Itu Menarik

Siapa sih yg nggak kenal Suzanna? Yap, Suzanna yg dikenal sebagai ratu horor di Indonesia ini berhasil meninggalkan kesan luar biasa di setiap filmnya. Di tahun 2018 ini Soraya Intercine Film sudah merilis remake film Suzanna yg berjudul SUZZANNA BERNAPAS DALAM KUBUR buat mengobati rasa kangen KLovers pada film-film horor lawas ala Suzanna.

BERITA TERKAIT
  • Film BTS ‘BURN THE STAGE: THE MOVIE’ Capai Hampir 1 Juta Tiket Presale
  • Bagai Kembar Tiga, Trio Selebriti Korea Ini Punya Tampang Mirip
  • Bicara soal fashion, prilly latuconsina: gonta-ganti ya

Bagi yg belum nonton nih, ada 7 alasan mengapa filmnya jadi menarik dan sayang kalau kamu lewatkan. Cek daftar lengkapnya di bawah ya.

1. Sutradaranya Ada Dua

Anggy Umbara menjadi Sutradara yg Dipercaya dalam remake film Suzanna
Siapa sih yg nggak kenal sutradara satu ini? Sutradara yg terkenal dari film pertamanya Mama Cake ini, namanya semakin terdengar saat ia membuat film ketiganya, merupakan Comic 8. Anggy Umbara juga semakin populer dikalangan sutradara lainnya seperti Joko Anwar karena sudah berhasil me-remake film Suzanna yg mulai ditayangkan pada tahun ini (2018) yg berjudul Bernafas dalam Kubur (1970). Tak cuma itu, jelang perilisan filmnya nih, Soraya Intercine Film mengumumkan bahwa Rocky Soraya juga turut terlibat dalam proses kreatif penyutradaraan filmnya. Keren!

2. Luna Maya sebagai Pemeran Utama

Perempuan kelahiran Denpasar, 26 Agustus 1983 ini memiliki jam terbang yg tinggi dalam dunia perfilman di Indonesia, tak cuma film bergenre romantis saja tetapi genre horror pun pernah dibintangi oleh artis satu ini, namun dibalik terpilihnya Luna Maya menjadi pemeran penting ialah Anggy Umbara sebagai sutrada sendiri hampir satu tahun buat mencari pemain yg tepat. Sehingga Luna Maya lah dipercaya Anggy Umbara menjadi pemeran penting dalam film ini, waaah salut ya buat mbak luna.

3. Make Up dibuat mirip sedemikian rupa dengan Suzanna

Untuk membuat film remake tentunya membutuhkan kemampuan yg tepat dalam menghadirkan suasana yg sama seperti di film sebelumnya, maka dari itu film yg dibawah naungan Soraya Films ini tak cuma sekedar membuat film, melainkan mendandani Luna Maya tampak sedemikian rupa dengan seperti Suzanna di masa mudanya. Hal inilah yg membuat netizen semakin tercengang saat melihat film remake Suzanna tersebut, wah udah gak sabar ya guys liat make up Luna Maya yg dibuat mirip dengan Suzanna?

4. BERNAPAS DALAM LUMPUR (1970) dan BERANAK DALAM KUBUR (1972) menjadi sumber remake dari film ini loh!

Sunil Soraya, Produser dalam film ini menyampaikan bahwa mereka hendak tak menyinggung judul film lama dari Suzanna seperti Bernapas dalam Lumpur (1970) dan Beranak dalam Kubur (1972). Tetapi karena ada adegan orang dikubur dalam film ini, mereka sempet terlintas bagi memberikan judul Sundelbolong namun seepertinya tak cocok, dan naskah dari film ini nggak ada hubungannya dari film lama. Sehingga judul dibuat belakangan berdasarkan cerita yg dirancang sejak lima tahun silam, Wah cukup lama juga ya buat merancang judul remake-an dari film Suzanna ini.

5. Unsur Komedi tetap ada

Banyak yg mengira kan bahwa film Suzanna ini terus berbau horror, sehingga orang-orang yg ingin menonton pun harus berpikir dua kali bagi menonton sedirian. Eits, jangan salah. Unsur komedi dalam film-film horror Suzanna tetap ada, namun bagi versi Luna Maya, Soraya Films memasukkan unsur komedi-horror sejak awal cerita dibuat tapi dengan motif yg lebih menyatu dengan cerita keseluruhan. Yakin masih takut nonton film Suzanna?

6. 200 Foto bagi Prostetik Suzanna

Clift Sangra mantan suami Suzanna pun ikut terjun menolong dalam proyek ini demi mendapatkan hasil yg maksimal, selain ikut menjadi pemeran dalam film ini, CLift juga menolong tim artistik dengan memberikan foto Suzanna akan dari kecil hingga Dewasa yg digunakan sebagai referensi membuat topeng prostetik. Keren!

7. Nilai Produksi Tinggi yg setara dengan film TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

Demi mendapatkan hasil yg bagus, Soraya Intercine Film sudah menghabiskan biaya mahal bagi produksi film satu ini. Hal ini pun disampikan oleh Sunil, bahwa biaya produksinya pun sama dengan pembuatan film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wick” yg dihabiskan buat syuting, set latar, dan perbaikan syuting. Wow, totalitas banget demi menghasilkan peran yg mirip dengan Suzanna nih guys.

(kpl/dka)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin