Aktif Berdakwah, Dude Harlino Ingin Beralih Menjadi Ustaz?

Disamping pekerjaannya sebagai aktor, Dude Harlino adalah salah satu dari sekian banyak artis yg juga aktif berdakwah. Seperti yg dilakukannya pada hari ini, Minggu (21/1) pagi, Dude diundang dalam kajian Majelis Taklim Pemuda Istiqlal di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Jadi pagi ini aku kebetulan diajak sama komunitas remaja masjid Istiqlal buat mengisi motivasi sebenarnya. Karena jamaahnya juga anak muda. Jadi berbagi pengalaman dan semangat bagaimana supaya kami sama-sama memperkuat keimanan, kemudian memperkuat semangat, karena anak muda ini kan butuh pertemanan yg baik. Jadi ini aku hadir bagi dapat memberikan motivasi. Lebih ke sharing sebenarnya,” ujar Dude.

Dude pun mengungkapkan bahwa telah delapan tahun belakangan ini bergabung dan menjadi bagian dari remaja Masjid At-Tin, Jakarta Timur. Suami Alyssa Soebandono itu pun menyampaikan kadang mengadakan diskusi sambil belajar agama bersama para remaja masjid tersebut.

“Sebenarnya aku telah (gabung) di remaja masjid At-Tin telah 8 tahun lah. Saya teman-teman dari masjid At-Tin telah 8 tahun ini bekerjasama dengan SMA atau kampus buat membuat forum seperti ini. Kita dapat diskusi biasanya ada ustaz-nya. Kalau ada pertanyaan-pertanyaan yg bersifat ilmu, ustaz yg dapat menjelaskan. Tujuan pertama bersilaturahim yg kedua adalah bagi saling menguatkan bahwa kami sesama muslim ini harus milik jamaah dan kekuatan bersama yg baik lah,” ungkapnya.

Walau tidak jarang mengatakan dakwah di kajian-kajian islam yg ia datangi, bukan berarti Dude beralih profesi menjadi seorang Ustaz. Menurutnya, setiap umat muslim wajib mengatakan dakwah di mana dan kapan saja. “Oh nggak (jadi Ustaz). Jadi begini konsepnya adalah setiap umat muslim milik kewajiban berdakwah dan dakwah itu nggak harus di depan mimbar, dakwah itu nggak harus kemudian khotbah yg panjang lebar di tempat yg formal,” papar Dude.

“Jadi dakwah dapat di mana pun. Dari tayangan pun dapat jadi dakwah. Dari sinetron yg bernuansa islami juga mampu jadi dakwah, dengan suami kepada istri mampu dakwah. Ayah kepada anak jadi dakwah, teman ke teman juga jadi dakwah, mengajak hal yg baik jadi dakwah. Jadi untuk aku dakwah ini jangan disebutkan kemudian harus jadi ustaz. Media ini juga jadi dakwah, kalau memang hasil pemberitaannya baik, dapat bertanggung jawab insya Allah jadi dakwah dan Allah catat sebagai pahala,” tutupnya.

(kpl/rhm/frs)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin