Begini Tanggapan Mytha Lestari Terhadap Netizen Yang Suka Julid

Sebagai public figure, tentu Mytha Lestari pernah mendapat kritikan pedas dari para haters. Apalagi kini di sosial media para netizen begitu bebas berpendapat. Bahkan sampai komentar mereka sampai kelewatan.

BERITA TERKAIT
  • Pamer payudara di Pantai Maladewa, model bugil dicokok polisi
  • Artis-artis jadul Indonesia banting setir setelah meredup
  • Tinggalkan dunia persilatan, Lasmini kini jadi MC dan pengusaha

“Netizen itu menurut saya dibagi menjadi dua ya, ada netizen yg smart, ada netizen yg hanya bikin account fake tetapi untuk ngata-ngatain orang doang. Jadi untuk aku, kasihan sih sebenernya tetapi semenjak saya udah akan cerewet di sosial media terhadap netizen-netizen yg kaya begitu, saya lebih banyak dikelilingin sama netizen yg positif,” ungkap Mytha Lestari ketika ditemui di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).

Kebebasana dalam berkomentar tersebut bahkan sampai membabi buta. Mereka segera mengkritik dari sudut pandang mereka tanpa melihat penjelasan atau alasan para selebriti terkait. Bahkan menurut Mytha sendiri, apa yg dikerjakan oleh sertiap public figure pasti ada saja salahnya.

“Jadi public figure ada aja salahnya kaya pake kerudung salah, lepas kerudung salah, pake baju terbuka salah, pake baju tertutup salah, hamil cepet salah, hamil lambat salah, nanti melahirkannya cepet salah dibilang ‘kerja mulu sih’, atau melahirkannya lambatan ntar dimarahin juga. Jadi kaya untuk aku, saya sih sekarang tipikelnya saya mau bacain hal-hal yg saya mau baca aja yg nggak saya hapus atau saya block,” ucap istri dari Barry Maheswara ini.

Sampai ketika ini Mytha pun masih mendapat komentar pedas dari para netizen yg tidak suka dengannya. Untungnya kini ia akan terbiasa mulai hal tersebut. Malahan ia sekarang coba memahami para netizen yg suka julid itu.

“Ada aja, kaya pake bedak tetapi ininya (wajah) putih, ininya (lehernya) item, ‘ih kaya mochi puncak lu’, ya Allah ada aja sih kehidupannya. Tapi saya akan terbiasa aja sama apa yg udah dibilangin, untuk saya kayaknya mereka mencari kesenangan. Buat orang-orang yg ngata-ngatain public figure untuk saya itu mereka kaya kesenangan tersendiri, jadi ya udah kami hargain aja, kalau saya nggak suka ya paling saya ‘oh iya kaya mochi puncak ya, makasih ya’ atau lebih ke saya hapus aja atau saya block, “pungkasnya.

(kpl/far/gen)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin