Desa Wisata Mangunan Sediakan `homestay` Konsep Limasan

Bantul – Masyarakat sadar wisata Desa Wisata Kaki Langit Desa Mangunan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan homestay atau tempat menginap wisatawan dengan konsep limasan atau berbentuk rumah joglo.

“Homestay di Kaki Langit ini semuanya konsep limasan, karena memang rumah limasan ini sudah menjadi tradisi rumah tinggal nenek moyang,” kata pengelola Homestay Joyo Desa Wisata Kaki Langit Bantul, Karyadi di Bantul, Minggu.

Menurut dia, homestay atau rumah warga setempat yg difungsikan sebagai tempat menginap tamu dan wisatawan desa wisata di Kaki Langit Desa Mangunan dikembangkan sejak setahun dulu setelah ada pendampingan dari Dinas Parwisata setempat.

Ia mengatakan, kalau destinasi wisata Kaki Langit sendiri akan berkembang sejak beberapa tahun dulu menyusul pertumbuhan objek-objek wisata di wilayah perbukitan Mangunan, yg ketika ini makin banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

“Kalau awalnya yg berminat menginap di homestay limasan ini para mahasiswa-mahasiswa yg sedang melakukan makrab (malam keakraban) tiap akhir pekan, namun sekarang ini banyak wisatawan yg menginap,” katanya.

Karyadi yg mengelola tiga homestay dengan konsep rumah limasan ini mengaku ketika ini setiap akhir minggu permintaan wisatawan menginap tinggi, dan terus penuh, sementara kalau hari-hari biasa penuh ketika ada event-event tertentu.

“Mulai ramainya sejak beberapa kali libur Lebaran, dan homestay ini buat mendukung kemajuan pariwisata yg ada di Mangunan. Dan Alhamdulillah tahun ini homestay limasan ini menjadi finalis lomba homestay tingkat nasional,” katanya.

Ia mengatakan, ketika ini wisatawan yg menginap di homestay yg struktur bangunannya didominasi kayu mayoritas dari luar daerah seperti dari Jakarta bahkan luar Jawa seperti wisatawan Bali dan Palembang, sedangkan wisatawan lokal jarang.

“Tarif sewa homestay per hari berkisar Rp200 ribu sampai Rp250 ribu per kamar. Dan setiap homestay telah dilengkapi dengan instalasi pengolahan limbah komunal sesuai arahan dan pembinaan Dinas Pariwisata,” katanya.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin