Dewi Sandra Ungkap Kesedihan Tanah Sumba: Aku Nggak Ngerti Lagi

Baru-baru ini Dewi Sandra diketahui mengunjungi salah satu destinasi alam yg berada di bagian timur Indonesia, Sumba. Sumba sendiri memang dikenal mulai keindahan alamnya. Namun siapa sangka seandainya dibalik keindahannya yg tersohor, Sumba menyimpan kesedihan.

BERITA TERKAIT
  • Rhoma irama ditunjuk jadi brand ambassador produk multi vitamin jelang ramadan
  • Rhoma irama ditunjuk jadi brand ambassador produk multi vitamin jelang ramadan
  • Demi air, dewi sandra jatuh guling-guling sampai menangis di sumba!

Kesedihan tanah Sumba inilah yg menggugah Dewi Sandra buat tiba ke sana. Ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2018), Dewi Sandra membagikan kisahnya selama berada di Sumba. Simak!

“Sumba itu adalah satu bagian Indonesia yg menurut saya wajib dikunjungi. Setiap warga negara wajib melihat kesana. Untuk melihat betapa indahnya,” kata Dewi. Ia pun menyebutkan apa-apa saja yg membuat Sumba wajib buat dikunjungi. Mulai dari alam sampai orang-orangnya!

“We have savanna, ada pantainya, selalu belum lagi budayanya, kain-kainnya, makanannya, orang-orangnya cantik banget! Saya mampu bilang itu cantik, apalagi kalau orang yg suka alam wajib kesana!” ujar sahabat Olla Ramlan ini.

Namun kembali lagi, dibalik cantiknya Sumba, tanah ini menyimpan sebuah kesedihan. Bukan sebuah kesedihan biasa, kesedihan ini perlu mendapatkan perhatian, bahkan tindakan. Senada dengan hal ini, Dewi menyampaikan, “Tapi at the sake time di balik kecantikan itu juga ada hal-hal yang harus diperhatikan merupakan dibahas.”

“Mereka luar biasa susah banget mendapatkan fasilitas air!” sambungnya. Kesulitan ini rupanya tidak cuma terbatas bagi akses manusia saja, tetapi secara keseluruhan. “Nggak cuma bagi manusia tetapi peternakannya dan semua macam,” tambah Dewi.

“Untuk kebutuhan air dalam sehari kan mereka harus bolak balik. Bayangan mereka mampu habiskan waktu 2 jam. Itu yg paling dekat ya. Paling jauh saya gak ngerti lagi!” tutup Dewi Sandra.

(kpl/far/ren)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin