Di Top 32 Suca 4 Boenk Berpesan Buat Para Mantan Napi: “suca Berat, Biar Aku Saja”

BERITA TERKAIT
  • Komika Dani Aditya kerap diminta dosen beraksi di jam kuliah
  • Komika Dani: Saya cari tawa, bukan cari kasihan
  • Apa maksud Jokowi undang pelawak ketika Setnov mundur?

Jadi komedian nggak melulu harus bertampang polos atau berkarakter bullyable. Setidaknya itulah yg ditunjukkan oleh Boenk, peserta Stand Up Comedy Academy (SUCA) 4 yang berasal Surabaya.

Yup, Dengan dandanan ala metal yg serba hitam, anak didik dari Isman HS ini berhasil hapus stigma menyeramkan pada anak metal. Pasalnya, Boenk tampil lucu di top 32 grup 8 SUCA 4.

Sejumlah bit ia bawakan dalam setnya, di antaranya soal stigma negatif anak metal, kerap dibilang kurang metal, hingga stigma negatif mantan narapidana. Ulala, siapa yg sangka ternyata Boenk juga seorang mantan narapidana.

Di akhir peformanya, Boenk berikan pesan yg cukup berkesan. Ia berkata bahwa kehadirannya di panggung SUCA membuktikan bahwa mantan napi mampu menghibur masyarakat. “Jadi untuk pelaku kriminal di luar sana, ikuti jejak saya. Masuk Patroli, SUCA berat biar saya saja” tukasnya yg segera membanting ekspektasi para penonton. Sontak tawa pun pecah.

Secara keseluruhan penampilan Boenk malam itu tak menorehkan catatan yg berarti. “Dari materinya nggak ada catatan buruk sih sebenernya, tetapi balik lagi ke delivery itu. Ketenangan dan penguasaan panggungnya aja,” tukas Raditya Dika mengawali komentar juri.

Yup, para juri pun sepakat bahwa delivery Boenk kurang ciamik, terlebih lelaki gondrong itu masih kelihatan grogi dan canggung di panggung. Seperti yg disampaikan oleh Abdel. “Ini jauh lebih baik (dibanding penampilan yg pertama). Tapi masih terasa grogi-groginya tetapi menurut gue ini jauh lebih baik dari yg pertama,” tukasnya.

Senada dengan Abdel, Ge Pamungkas juga lagi-lagi memperhatikan delivery Boenk. “Aku suka banget bit bitnya, apalagi tadi membuka (set dengan bit soal) kritikan dari mas Eko. Kalau dari materi sih nggak ada yg salah, tetapi delivery kamu kenapa tegang kayak kurang bebas?”

Catatan soal delivery tersebut tentu jadi PR utama untuk Isman HS selaku mentor. Strategi apa yg mulai dikerjakan Isman dalam memoles peforma Boenk? Akankah ia dapat mengawal Boenk bagi melaju hingga final? Jangan penasaran, pantengin selalu SUCA 4 di Indosiar.

(kpl/mag)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin