Dijadikan Bahan Lelucon Oleh Snapchat, Rihanna Angkat Suara

Snapchat semakin membuat geram pengguna sosial media, setelah update terbarunya yg membingungkan kini Snapchat mengunggah polling iklan yg amat tidak pantas. Iklan ini berisi pertanyaan apakah pengguna Snapchat lebih memilih menampar Rihanna atau menonjok Chris Brown!

Sungguh konten yg tak pantas diunggah apapun maksud dan tujuannya. Snapchat sendiri sudah menerbitkan permintaan maaf dan menjelaskan hal ini terjadi karenan sebuah kesalahan. Ada sebuah kesalahan yg membuat iklan kurang ajar ini muncul.

Iklan ini muncul pekan dahulu di aplikasi sosial media Snapchat. Masyarakat menganggap iklan ini tak sensitif pada persoalan kekerasan. Rihanna sendiri pernah dianiaya Chris Brown pada 2009 dahulu ketika mereka masih berpacaran. Chris Brown sendiri harus dihukum selama lima tahun kerja sosial dan konseling atas perlakuannya pada Riri.

Rihanna sendiri sudah menanggapi kejadian ini melalui unggahan Instagram Story. Dalam unggahan ini Rihanna menekankan bahwa dirinya tidak mulai menerima permintaan maaf snapchat. Menjadikan dirinya yg pernah menjadi korban kekerasan sebagai bahan lelucon bukanlah sebuah hal bijak.

‘SNAPCHAT saya tau kau bukanlah aplikasi favoritku! Aku ingin tahu apa inti dari permasalahan ini! Aku rasa kita ignorant, tetapi saya tau kita tak sebodoh itu! Kalian menghabiskan uang buat membuat animasi yg menjadikan korban kekerasan sebagai lelucon! Hal ini bukanlah sesuatu yg personal bagiku, karena saya tidak lagi merasa hal ini, tetapi buat para wanita, anak-anak, dan para laki-laki yg sedang menjadi korban kekerasan, kita membuat mereka kecil hati! Shame on you!! Buang saja permintaan maaf kalian!!’

Sampai berita ini ditulis pihak Snapchat cuma menyatakan bahwa iklan itu yaitu sebuah kesalahan dan segera ditarik minggu lalu. Belum ada tanggapan lebih lanjut mengenai unggahan Rihanna ini. Kalau KLovers menilai ‘kesalahan’ Snapchat ini fatal atau masih mampu dimaafkan?

(kpl/rna)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin