Ibunda Roro Fitria Meninggal Dunia

Roro Fitria kehilangan ibunda tercintanya. Retno Winiangsih Yulianti meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018) pukul 06.30. Ibunda Roro Fitria menghembuskan napas terakhir di usia 64 tahun.

BERITA TERKAIT
  • Lengkapi berkas, masalah narkoba Roro Fitria langsung masuk persidangan
  • Polisi limpahkan berkas masalah narkoba Roro Fitria ke Kejaksaan
  • Pemeriksaan lengkap, polisi lanjut pemberkasan perkara narkoba Roro Fitria

Menurut pengacara Roro Fitria, Asgar Sjafrie, kesehatan ibunda kliennya telah menurun sejak Minggu (14/10) sore. Kala itu, Retno Winiangsih Yulianti, mengalami sesak napas.

“Dari rumahnya Roro yg di Patio, Bunda itu sesak sejak sore. Jadi asisten pribadi ke sana jam 06.00 sore,” kata Asgar ketika dihubungi wartawan, Senin pagi.

Karena kondisinya kian memburuk, ibunda Roro Fitria akhirnya ditangani di ruang ICU, namun tidak ada perubahan. Pada Senin dini hari, Retno Winiangsih Yulianti menghadapi masa kritis.

Asisten Roro Fitria juga menuturkan, jenazah ibunda Roro rencananya mulai diterbangkan ke Yogyakarta bagi disemayamkan. Keluarga besar Roro Fitria memang tinggal di sana.

“Langsung dibawa ke Yogya. Hari ini segera ke Yogya,” ujar asisten Roro Fitria, Hesti Valentina.

Roro Fitria masih di tahanan

Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah Raden Retno Winingsih, ibunda Roro Fitria, dimasukan ke dalam peti dulu disalatkan olah keluarga dan orang terdekat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Rencananya jenazah ibunda Roro Fitria mulai diberangkatkan ke Yogyakarta sekitar pukul 15:00 WIB.

Asgar selaku kuasa hukum Roro Fitria menjelaskan, pihaknya mulai bertolak dari rumah sakit menuju bandara sekitar pukul 13.00 WIB.

“Pihak keluarga telah mau memakamkan, telah memesan kargo jam tiga sore memberangkatkan jenazah,” ujar Asgar.

“Dari rumah sakit ke bandara nanti jalam jam satu siang, tetapi belum tahu (ke bandara) Halim atau Cengkareng (Soekarno Hatta),” sambungnya.

Roro Fitria tidak kunjung hadir ke Rumah Sakit Fatmawati. Ada atau tak ada Roro Fitria, jenazah mulai tetap diberangkatkan ke Yogyakarta. Sebagai pengacara, Asgar berharap Roro Fitria mampu melihat ibunya bagi terakhir kalinya.

Roro Fitria sendiri tengah ditahan di Rutan Pondok Bambu. Dia tengah menghadapi masalah narkoba dengan tuntutan penjara 5 tahun.

“Iya (tetap berangkat). Baiknya dari kita ada Nyai (panggilan Roro Fitria) karena Nyai anak yg paling dekat dari ibunda,” ujar Asgar.

[ian]

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin