Iis Dahlia Ungkap Alasan Pinjamkan Anting Dan Alung Untuk Waode

Insiden ‘cacian’ Iis Dahlia kepada salah satu peserta audisi KDI yg bernama Waode hingga ketika ini masih jadi topik perbincangan hangat. Kala itu, penampilan Waode saat audisi disebut kurang pantas, sehingga dirinya diminta bagi membenahinya dahulu oleh para juri yg salah satunya Iis. Setelah dimake over, Waode pun tampak lebih cantik dan akhirnya sukses lolos audisi.

BERITA TERKAIT
  • Polisi pangkat Kombes diduga bekingi penipuan pembelian mobil Juan KDI
  • Sempat berjaya di akademi pencarian bakat, kini mereka tenggelam
  • Keluarga Zombie Boy Menyangkal Tuduhan Anaknya Bunuh Diri

Hubungan Iis dan Waode sendiri sejatinya baik-baik saja. Contohnya, belum lama ini Iis meminjamkan cincin dan juga kalungnya bagi dipakai Waode di atas panggung. Bagi wanita kelahiran Indramayu ini, hal itu telah biasa dilakukannya.

“Aku mah memperlakukan segala anak-anak kontestan seperti itu sih. Sebenarnya banyak yg nggak disorot kameranya ya, karena kan saya dari hati. Maksudnya saya pengen tuh mereka berpenampilan cantik. Karena kalau menjadi artis itu faktor pendukung kalian itu bukan cantik yg gimana, tetapi penampilan itu penting. Selain kami ditunjang dengan kualitas kita, tetapi penampilan itu utama banget,” ujar Iis ketika ditemui di Dermaster Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (3/8).

Sebuah drama yang lain terjadi di atas panggung pada kesempatan serupa. Pada satu momen, Waode menangis tersedu-sedu minta maaf pada Iis mengenai insiden video audisinya yg viral. Iis pun dulu naik ke atas panggung, memeluk Waode dan ikutan menangis.

Wanita berusia 46 tahun ini menyebut seandainya apa yg sudah terjadi adalah risiko dari pekerjaannya. Iis juga sama sekali tidak menyalahkan Waode karena insiden tersebut, melainkan netizen yg terlalu cepat ngejudge tanpa tahu apa yg sebenarnya terjadi.

“Oh dia merasa bersalah karena dia berpikir gini karena saya mama (Iis) digituin sama orang-orang, dibully. Mungkin dia baca kan (komen netizen). Karena ini anak dahulu nggak milik Instagram, baru punya. Mungkin dia lihat setiap gue posting foto apa, orang komentarnya apa, jadi dia ngerasa bersalah gitu. Tapi kan namanya netizen yg maha benar ya udah lah biarin aja. Capek ngurusin netizen gue mah nggak pernah baca. Biar aja suka-suka dia mau ngomong apa. Makanya kalau kami diemin dengan sendirinya mulai mereda,” pungkas Iis.

(kpl/rhm/gtr)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin