Is Mengundurkan Diri Dari Payung Teduh Karena Alasan Ini?

Payung Teduh merilis album terbaru mereka yg bertajuk RUANG TUNGGU. Ekspektasi publik cukup besar pada album ini, mengingat band yg digawangi oleh Is, Comi, Ivan dan Cito ini sebelumnya merilis 2 single yg cukup hits, yakni Akad dan Di Atas Meja.

Sayangnya, sebuah kabar yg kurang mengenakkan mewarnai perilisan album baru Payung Teduh. Ya, sang vokalis, Is belum lama ini membuat pernyataan resmi seandainya dirinya bakal hengkang dari band yg sudah membesarkan namanya tersebut, tepatnya per awal tahun 2018.

Banyak orang yg menyayangkan keputusan Is dan juga bertanya-tanya alasannya. Tak jarang yg membuat asumsi sendiri-sendiri. Setelah selama ini bungkam, pria bernama lengkap Mohammad Istiqamah Djamad itu pun akhirnya memberikan sedikit alasannya.

“Saya berhenti per 1 Januari 2018, jadi kita beresin sisa kontrak manggung aja sampai 31 Desember 2017 di Salatiga, dan abis itu aku pasti segera berkarya lagi. Jadi berkaryanya belum selesai, tetapi aku ingin berkarya lebih banyak di rumah. Karena anak bayi aku lagi tumbuh-tumbuhnya dan momen itu nggak mampu diulang kalau mereka udah kelas 6 atau kelas 7, udah nggak mampu lagi ditanamkan keindahan-keindahan berkeluarga itu. Gitu sih,” jelas Is saat ditemui di  KFC, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/12).

Is percaya seandainya popularitas Payung Teduh tidak mulai runtuh meskipun jalan tanpa dirinya. Ia bakal selalu mendukung para sahabatnya itu buat selalu berkarya dan mampu sukses di masa depan nanti.

“Menurut aku Payung Teduh justru baru memulai. Kemarin Payung Teduh berkarya membuat identitasnya. Kalau dibilang ini puncak kejayaan Payung Teduh, itu terlalu egois, jangan menilai terlalu dini karena kalian nggak tau Payung Teduh dapat jadi seperti apa di masa depan. Saya pun abis ini mampu makin terpuruk atau gimana nggak tau, nggak mau peduli. Ikuti kata hati aku mau berkarya, teman-teman ingin berkarya. Dan kalau dilarang ya masa ketemu selalu nggak boleh pisah? Terlalu nggak manusiawi dong nggak kayak dunia ini dong?” tutur Is.

Tentunya ada kesedihan dalam hati Is karena harus meninggalkan Payung Teduh. Namun Ia tidak mau terlalu banyak membahas soal keputusannya hengkang pada kesempatan itu.

“Pastinya (fans sedih), sayapun sedih. Tapi tak menyayangkan, yah senatural aja itu seperti kehidupan biasanya. Jangan menanyakan hal seperti ini, takutnya menimbulkan asumsi yg berlebihan,” pungkas Is.

(kpl/pur/gtr)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin