Jerit-jerit Di Persidangan Hak Asuh Anak, Tessa Kaunang: Itu Cuma Emosi Aja

Beberapa waktu dulu akhirnya Sandy Tumiwa dan Tessa Kaunang menjalani sidang bagi menentukan hak asuh anak mereka. Bukan hanya tidak menemukan titik terang, Tessa juga menegaskan kalau ia sama sekali tak pernah membatasi Sandy bagi bertemu dengan anak-anaknya sesuai tuntutan yg ada.

BERITA TERKAIT
  • Soal pekerjaan tetap Sandy Tumiwa, Tessa Kaunang: kalian lihat aja dia 3 tahun ke depan
  • Soal pekerjaan tetap Sandy Tumiwa, Tessa Kaunang: kalian lihat aja dia 3 tahun ke depan
  • Tak temukan pria ketika menggerebek rumah Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa: no comment

“Tadi sih dia sampein dan aku juga udah jelasin, pada dasarnya aku enggak melarang Sandy ketemu sama anak-anak, tetapi dengan catatan tak mengganggu kegiatan anak-anak. Seperti Senin-Jum’at itu anak-anak full sekolah dan ada les, jadi kalau dia mau ketemu anak harus mau antar-jemput sekolah tanpa mengganggu, tak boleh sampai membatalkan, atau bolos. Makanya aku anjurkan ketemu itu Sabtu karena ada liburnya. Kalau Minggu kan memang hari aku sama anak-anak. Ya dia juga nyampein keberatan kalau dibatesin sama anak-anak. Sekali lagi aku bilang, enggak ada pembatasan. Ya mungkin karena satu sama yang lain ngomongnya masih kebawa emosi, jadi ya gitu deh,” jelas Tessa, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/2).

Namun pada momen persidangan itu pun sempat terdengar adanya jeritan dari Tessa Kaunang. Aktris 41 tahun itu kemudian menjelaskan kalau jeritan tersebut muncul karena ia terbawa emosi dengan Sandy Tumiwa yg selalu menyela penjelasannya di persidangan.

“Ya bukan jerit-jerit kenapa sih, itu hanya emosi aja. Ada perdebatan aja sih, karena kalau tadi itu pihak mediator memberikan kesempatan bicara. Pertama yg diberikan kesempatan itu Sandy, pada ketika dia bicara aku diam. Pada ketika aku bicara, disela mulu, jadi terbangunlah emosi saya. Karena aku itu lagi ngejelasin disela mulu sama dia,” ujarnya.

Sedangkan di sisi lain, Sunan Kalijaga sebagai pengacara pun menyayangkan sikap Sandy Tumiwa yg memperkarakan kejadian penggerebekan rumah Tessa buat membuktikan sosok pria yang lain yg dianggap memberi pengaruh buruk pada anak-anaknya. Selain karena tak menemukan bukti jelas, Sunan Kalijaga menyayangkan kejadian penggerebekan itu sampai muncul dalam pemberitaan media.

“Saya sih sangat menyayangkan ya, itu dijadikan landasan buat menggugat yg pada dasarnya pada ketika Sandy tiba buat melihat kondisi rumah dan ternyata tak ada orang yg dimaksud. Saya menyayangkan kenapa dia melakukan itu, apalagi sampai naik ke media. Karena kalau bicara bagi anak, dia seorang Ayah kan juga memikirkan, itu tak usah terjadi. Ketemunya monggo, enggak usah di-blow up. Mungkin saja anak-anak sekarang belum mengerti, nanti kalau mereka sidah besar dan dapat lihat YouTube misalnya, kok orang tua aku begini?” terang Sunan Kalijaga.

(kpl/pur/ntn)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin