Kasus Ujaran Kebencian, Ini Alasan Ahmad Dhani Tidak Ditahan

Beberapa waktu lalu, Ahmad Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian dengan tudingan ujaran kebencian di akun media sosial Twitter. Berkas kasus ujaran kebencian pentolan RCM itu sudah dinyatakan P21 alias lengkap oleh pihak Kejari Jakarta Selatan.

Hal itu diungkapkan sendiri oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto. Setelahnya, pihak kepolisian bakal melanjutkan perkara ini ke tahap berikutnya, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti, seperti satu unit HP, satu buah email beserta password dari akun Twitter Dhani dan beberapa lainnya.

“Jadi buat perkara ADP ini kalian menerima tembusan P21 dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Februari 2018. Berkas kasus dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri. Selanjutnya adalah pelimpahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan nanti kita mulai tentukan kapan biaa dikerjakan pelimpahan berkas,” ujar Mardiaz saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Kamis (15/2).

“(Barang bukti) Screenshoot akun Twitter atas nama Ahmad Dhani Prasetyo, satu unit HP, satu buah email beserta password, satu buah akun Twitter dengan nama ADP, dan sebuah simcard HP. Itu barang bukti yg kita serahkan kepada JPU,” sambungnya.

Selama menajalani pemeriksaan, Dhani diceritakan terus kooperatif dan taat. Mardiaz dulu menjelaskan alasan kenapa ayah dari Al El dan Dul itu masih belum ditahan hingga ketika ini.

“Kami tak menahan (Dhani) selama ini. Kami nanti mulai melakukan pemanggilan kepada tersangka dan berkoordinasi dengan JPU, kapan mereka bisa. Proses penahanan ada waktu. Kemudian proses pembuktian agak lama, jadi kita memerlukan ahli, forensik, di kantor yang lain dan proses penahanan malah habis waktu sehingga kalian harus mengeluarkan tersangka dari tahanan. Kami ambil kesimpulan tak ditahan,: pungkas Mardiaz.

(kpl/far/gtr)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin