Kisah Cinta Anak SMA Ala ‘DILAN 1990’ Dan ‘#TEMANTAPIMENIKAH’, Serupa Tapi Tak Sama!

Tampaknya genre drama di Indonesia telah akan dilirik oleh para penikmat film. Setelah Fajar Bustomi berhasil membuat DILAN 1990 laris menembus pasar, kini sineas berbakat lainnya, Rako Prijanto tidak mau kalah bagi mengangkat kisah cinta antara Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percusion melalui sebuah film.

BERITA TERKAIT
  • Remake ‘ARINI’, Ismail Basbeth larang pemain nonton film aslinya
  • Jadi Janda, Aura Kasih Mengaku Di-bully Oleh Para Komika
  • Main di Film ‘TAKUT KAWIN’, Herjunot Ali Petik Pelajaran Penting Soal Pernikahan

Yap, untuk para penggemar dua sejoli ini pasti telah tahu dong kalau novel best seller yg mereka tulis akhirnya mampu dinikmati versi layar lebarnya. Berjudul #TEMANTAPIMENIKAH, film tersebut turut mengajak aktris cantik Vanesha Prescilla yg secara kebetulan adalah pemeran Milea di film DILAN 1990.

Sama-sama diangkat dari novel best seller serta dibintangi oleh Vanesha Prescilla, lantas apa ya perbedaan kedua film ini?

1. Cinta Pandangan Pertama VS Cinta Karena Terbiasa

Tidak dapat dipungkiri, akting Iqbaal Ramadhan di film DILAN 1990 terasa begitu memukau. Ia berhasil memerankan tokoh Dilan yg merasakan indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama ke Milea. Meski terkesan klise namun nyatanya tak sedikit lho penonton yg ikut hanyut dalam kisah cinta mereka.

Di film #TEMANTAPIMENIKAH, Vanesha Prescilla berperan sebagai tokoh Ayudia semasa muda. Kisah cinta Ayu dan sahabatnya, Ditto yg diperankan oleh Adipati Dolken terasa mengalir begitu saja. Berawal dari teman, sahabat dulu akhirnya menikah, keduanya berhasil membuktikan kekuatan cinta mereka yg akhirnya tiba karena terbiasa. Meskipun dalam suatu pengakuan, Ditto ternyata telah memendam rasa ke Ayu selama 12 tahun.

2. Karakter

Dua film berbeda tentu memiliki karakteristik tokoh yg nggak dapat disamakan. Dilan dengan sifatnya yg cool, bengal namun romantis berhasil meluluhkan Milea yg terkesan lugu dan sweet.

Sedangkan Ayu dan Ditto digambarkan sebagai seorang sahabat dekat. Ditto yg cuek, kocak dan nggak romantis sama sekali akhirnya jatuh hati pada sosok Ayu yg cuek, tomboy dan blak-blakan. Tentu saja hal tersebut jadi tantangan tersendiri untuk Vanesha bagi memerankan tokoh yg sifatnya berbeda jauh dari Milea.

Namun tampaknya, bukan tanpa alasan Rako Prijanto selaku sutradara menjatuhkan peran Ayu pada Vanesha. Ia menilai Vanesha dan Adipati memiliki chemistry yg dibutuhkan buat memerankan tokoh Ayu dan Ditto. “Saya melihat sosok Adipati ini perasa, di matanya kayak ada luka, sementara Vanesha kayak kembang api. Ini aku rasa cocok saat digabungin sebagai Ayudia dan Ditto, ungkapnya, ketika ditemui oleh tim KapanLagi.com®, Rabu (24/1/2018).

3. Konflik

Kedua film tersebut sama-sama berfokus pada genre drama percintaan remaja. Namun tentu saja, konflik yg diangkat terasa jauh berbeda. Film DILAN lebih menceritakan tentang karakter Milea yg mengenal sisi yang lain dari Dilan serta bagaimana keduanya dihadapkan pada sebuah keputusan.

Sedangkan di film #TEMANTAPIMENIKAH, konflik berpusat pada apa yg dirasakan oleh Ditto sebagai sahabat dekat Ayu. Bagaimana ia coba bagi memendam perasaannya dan sempat merelakan Ayu bagi membuka hati ke laki-laki lain.

4. Penampilan

Film DILAN 1990 memang mengangkat kisah dengan setting latar dan waktu di era 90’an. Maka bukan hal mengejutkan kalau wardrobe yg dipakai bernuansa jadul. Sebut saja rok dan celana model high waist serta baju dan kemeja kedodoran yg dimasukkan ke celana.

Sedangkan film #TEMANTAPIMENIKAH bercerita tentang kisah antara Ayudia dan Ditto semasa SMP dan SMA. Masuk ke era 2000an tentu pakaian mereka lebih modern dan kekinian.

5. Fiksi dan True Story?

Kedua film tersebut sama-sama diangkat dari sebuah novel best seller dengan pangsa pasar yg dapat dikatakan berbeda. #TEMANTAPIMENIKAH diangkat dari kisah nyata Ayudia dan Ditto, yg tentu saja membuat pembaca dapat merasakan kedekatan dengan karakter utamanya.

Sedangkan di film DILAN 1990, Pidi Baiq berhasil menghidupkan imajinasi pembaca melalui karakter Dilan. Meski sempat beredar isu tentang kebenaran cerita tersebut namun hingga kini sosok Dilan masih dipertanyakan keberadaannya.

6. Kedekatan Antara Tokoh Utama

Melalui film DILAN 1990, romantisme antara Dilan dan Milea seolah meninggalkan kesan yg mendalam. Lontaran kata gombal yg manis tidak cuma membuat Milea tersipu malu namun juga para penonton wanita tersenyum manis. Sosok Milea yg terkesan lugu dan polos juga sukses membuat gemas.

Sedangkan di film #TEMANTAPIMENIKAH, Ayu dan Ditto tak digambarkan selayaknya pasangan. Keduanya adalah sahabat dekat yg kerap bertingkah kocak dan asyik. Tidak ada gombalan dan bujuk rayu manis namun kedekatan mereka terasa begitu kompak.

7. Setting Waktu

Dilihat dari judulnya, film DILAN 1990 memang mengangkat kisah di era 90’an. Tak ayal, latar kota Bandung yg kini modern disulap sedemikian rupa agar mampu menyesuaikan jalan cerita.

Sedangkan di film #TEMANTAPIMENIKAH, setting waktu dan lokasi dibuat lebih kekinian. Meski di cerita sesungguhnya terjadi pada era 90an dan 2000 namun sang sutradara melakukan sedikit perubahan pada setting waktunya.

“Yang diubah set waktu. Kejadian mereka sebenarnya kan di tahun 90an sampai 2000an, itu kalian ganti ke set sekarang biar lebih kena ke audience, ujar Rako ketika peluncuran poster dan teaser trailer #TEMANTAPIMENIKAH di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2018).

Well, meski keduanya memiliki alur cerita dan penokohan yg berbeda namun baik film DILAN 1990 maupun #TEMANTAPIMENIKAH harus diapresiasi keberadaannya. Terutama buat kemajuan dunia perfilman Indonesia. Terbukti, dari DILAN 1990 akhirnya muncul film dengan genre sejenis yg memiliki kualitas nggak kalah bagus.

Bagaimana menurutmu, KLovers, telah bersiap menonton film #TEMANTAPIMENIKAH 29 Maret mendatang? Ajak sahabat cowokmu juga ya biar lebih terasa feelnya!

(kpl/tmd)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin