Koleksi Busana Michael Jackson Ditarik Salah Satu Brand Ternama

Liputan6.com, Los Angeles – Koleksi busana yg terinspirasi dari Michael Jackson, ditarik penjualannya oleh brand ternama Louis Vuitton. Keputusan ini berhubungan dengan beredarnya tudingan pelecehan seksual yg dikerjakan oleh Si Raja Musik Pop.

BERITA TERKAIT
  • Puteri Muslimah Indonesia 2019 Gelar Audisi di Surabaya
  • Syuting Bareng Anak Kecil, Syahrini dan Suami Bak Keluarga Bahagia
  • Putus dari Dita Soedarjo, Denny Sumargo Ingin Punya Pacar Sederhana

Pada Januari lalu, direktur artistik Louis Vuitton, Virgil Abloh, mengeluarkan koleksi musim gugur yg terinspirasi dari Michael Jackson. Sebut saja sarung tangan, sepatu kulit hitam, dan kaus dengan gambar pose kaki sang penyanyi sedang menari.

Namun seminggu setelah peragaan busana, film dokumenter karya Dan Reed, “Leaving Neverland” tayang perdana di Sundance Film Festival. Film tersebut menampilkan James Safechuck dan Wade Robson yg membuat serangkaian tuduhan pelanggaran dan pelecehan seksual terhadap Michael Jackson saat mereka masih kecil.

Louis Vuitton kemudian mendapat serangan dari masyarakat karena koleksi terbarunya. Kini, Virgil Abloh mengeluarkan sebuah pernyataan yg menegaskan posisinya.

Warisan

“Saya sadar bahwa sehubungan dengan film dokumenter ini, pertunjukan tersebut sudah menimbulkan reaksi emosional. Saya benar-benar mengutuk seluruh bentuk pelecehan anak, kekerasan atau pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” kata Abloh dilansir Aceshowbiz, Sabtu.

“Niat aku membuat peragaan busana ini adalah merujuk pada Michael Jackson sebagai seniman budaya pop. Inspirasi ini cuma merujuk pada kehidupan publiknya yg kami segala tahu dan warisannya yg sudah mempengaruhi semua generasi seniman dan desainer,” lanjutnya.

Louis Vuitton sekarang berencana bagi menarik setiap busana yg terdapat unsur Michael Jackson-nya dari produksi hingga yg ada di toko.

Michael Burke, pimpinan dan kepala eksekutif Louis Vuitton, turut menambahkan lewat pernyataan resminya sendiri.

“Kami menemukan tuduhan dalam film dokumenter yg sangat bermasalah dan mengganggu. Keselamatan dan kesejahteraan anak-anak adalah hal yg paling utama buat Louis Vuitton. Kami berkomitmen penuh buat mendukung masalah ini,” ujar Burke.

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin