Langsung Dapat Horor, Shenina Cinnamon Siap Jalani Debutnya Di Film ‘TUMBAL’

Jika pada tahun sebelumnya Jefri Nichol mendapat peran di film horor JAILANGKUNG, kini giliran sang kekasih, Shenina Cinnamon, yg siap memamerkan bakat aktingnya dalam film TUMBAL. Yang menarik, Shenina mengaku kalau TUMBAL jadi film pertamanya dan segera bergenre horor.

BERITA TERKAIT
  • Menpora apresiasi film LIMA karena ajarkan nilai-nilai Pancasila
  • Ada sosok Wiro Sableng di ‘Deadpool 2’?
  • Prabowo wajibkan kader Gerindra tonton film ‘212 The Power of Love’
  • 8 Film adaptasi buku best seller Indonesia di tahun 2018, mana yg paling ditunggu?
  • Fashion ‘jadul’ di film Dilan 1990 masih OK di era sekarang
  • Film ini dikutuk selamanya karena syuting pakai tengkorak asli

“Iya ini film pertama dan segera horor. Jadi ini Horor dan film pertama. Aku emang belum pernah horor juga, jadi pas pertama kali ditawarin casting saya tertarik banget, karakternya kan mahasiswa, pas banget saya juga mahasiswa, jadi cocok lah. pas baca itu emang yg lagi dicari tomboy. Aku Agak tomboy kan, hanya enggak setomboy Maya ini. Aku di sini kan jadi Maya,” ujar Shenina, ketika ditemui di preskon film TUMBAL di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (12/6).

Shenina pun sebenarnya memiliki alasan tersendiri kenapa ia mau ikut ambil bagian dalam TUMBAL yg notabene adalah film pertamanya. Selain karena jalan cerita yg dianggap menarik, Shenina juga mengaku kalau dirinya merasa cocok dengan karakter yg ia perankan.

“Lebih karena cerita dan karakternya sih. Ceritanya bagus, mahasiswa juga dan itu Cocok banget sama aku. Dan ternyata Dia stylenya beda banget sama aku. Dandanannya serba hitam, matanya hitam, gotik gitu, pake boots, itu beda jadi agak gimana. Doa juga lebih pendiam, gak peduli, sementara saya cerewet,” lanjutnya.

Mengingat TUMBAL jadi film pertamanya, jelas ada beberapa hal yg menjadi kesulitan dan tantangan tersendiri buat Shenina. Berbeda dengan FTV maupun sinetron, Shenina mengaku kalau membangun dirinya agar sesuai dengan karakter yg ia perankan jadi salah satu kesulitan tersendiri.

“Pasti beda sama FTV sama sinetron sih, pasti lebih serius. Lebih dari biasanya kan, jadi susahnya mungkin buat nge-build, bagi masuk jadi Maya. Walaupun tomboy, tetapi Maya itu agak mistis. Apapun itu terus dihubungkan dengan mistis. Misalnya Kalau ada yg jatuh, pasti dihubungin, pasti ada apa-apanya nih. Sama susahnya ya itu, karena horor, pasti capek juga, jadi belajar supaya gak mudah capek, minum vitamin dan lain-lain,” pungkasnya.

(kpl/pur/ntn)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin