Lebih Pilih Kereta Api Daripada Pesawat, Andien Aisyah: Bisa Liat Jalan

Penyanyi cantik Andini Aisyah Hariadi atau yg akrab disapa Andien ini ternyata mempunyai pengalaman menarik saat naik kereta api. Meski jarak tempuh kereta api lebih lama daripada naik pesawat, namun Andien merasa bahagia seandainya naik transportasi tersebut. Bagi Andien dengan naik kereta api ia dapat menikmati perjalanannya.

BERITA TERKAIT
  • Pamer payudara di Pantai Maladewa, model bugil dicokok polisi
  • Artis-artis jadul Indonesia banting setir setelah meredup
  • Tinggalkan dunia persilatan, Lasmini kini jadi MC dan pengusaha

Tak cuma itu saja ia juga berjumpa dengan orang-orang baru. Bahkan Andien dapat berinteraksi dengan mereka. Hal itulah yg membuat Andien merasa nyaman naik kereta api.

“Ya saya sendiri saya sangat menikmati ketika naik kereta api. Karena di jalan pertama, jadi dapat liat jalan ‘oh udah sampe sini’, yg kedua ada interaksi ngobrol dengan sebelah, belakang, dan kadang-kadang kalo transportasi yang lain nggak ngobrol dengan orang sebelah kita. Dengan naik kereta memungkinkan hal itu terjadi,” kata Andien di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2018).

Bukan tak cuma Andien saja yg senang naik kereta api, tapi juga orang tua dan mertua pelantun lagu Moving On tersebut. Sama sepertinya, Andien mengaku orangtua dan mertuanya memang lebih senang naik kereta api dibandingkan pesawat terbang. Hal tersebut karena kenyamanan diri yan g diperoleh saat naik kereta api.

“Papah, mertua dan orangtua aku, mereka milih kereta ketimbang pesawat. Kita mikir kan pesawat menghemat waktu, tetapi alasannya ada kenyamanan sendiri dan tak mampu ketuker dalam apapun,” ucap ibu dari Anaku Askara Biru ini.

Naik kereta api telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Menurutnya Andien, setiap orang mulai mempunyai cerita sendiri saat naik kereta api, begitupun juga dengan dirinya.

“Budayanya kalo kereta api sendiri termasuk kebudayaan Indonesia. Aku sendiri nggak tau dari tahun kapan, yg jelas ini yaitu ini hal telah mendarah daging. Yang pertama di Ambarawa itu aja udah yaitu budaya saya rasa erat sekali kaitannya dengan budaya dan kereta api,” pungkasnya.

(kpl/far/gen)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin