Materi Soal Indahnya Masa Kecil Nggak Selamatkan Boah Suca 4 Dari Gantung Mic

Bisa berjalan hingga babak sejauh ini, bukan hal yg mengejutkan buat Boah Sartika, peserta Stand Up Comedy Academy (SUCA) 4. pasalnya jelas, gadis yang berasal Cikarang ini terus bisa hidupkan tawa menggelegar dalam setiap penampilannya.

BERITA TERKAIT
  • Komika Dani Aditya kerap diminta dosen beraksi di jam kuliah
  • Komika Dani: Saya cari tawa, bukan cari kasihan
  • Apa maksud Jokowi undang pelawak ketika Setnov mundur?

Seperti penampilannya semalam (17/10), Boah lucu seperti biasa. Ia yg mendapat tantangan buat bawakan topik soal masa kecil, ceritakan indahnya masa kecil ketika sang ayah masih hidup. Kala itu seluruh keinginannya terpenuhi, akan dari sirup hingga baju lebaran. Tentunya kenangan manis itu dibawakan Boah dengan kemasan komedi segar.

Namun Boah memang tampak ta seceria biasanya, kesan itu setidaknya yg ditangkap oleh para juri. Soimah bahkan menyayangkan Boah yg tampil lemes. “Saya melihat Boah malam hari ini mentalnya menurun, trus kayak nggak fokus gitu. Saya aja sih ini 6 besar,Boah, beberapa langkah lagi gitu,” ujarnya.

Sementara Raditya Dika melihat persoalan Boah terletak pada keyakinan dan pembawaan. “Sebenernya materinya mirip-mirip kayak yg kemaren-kemaren. Tapi kamu tuh lemes selalu buru-buru, feelingnya nggak ada, kayak bukan Boah tadi,” tukas Radit.

Senada dengan Radit, Ge Pamungkas juga merasa materi Boah sebetulnya bagus. “Komika itu dapat dinikmati dari mata dan atau dari telinga. Nah kamu nih kayak dua-duanya nih. Kamu nih sebenernya materi bagus, enak di kuping, tetapi dengan nggak nyamannya kamu, tegangnya kamu, jadi bingung maunya gimana,” ujar Ge.

Praktis, gegara penampilan yg kurang maksimal, Boah harus gantung mic. Ia masuk bottom two bersama Ebel, namun juri putuskan ia harus pulang. Yup, Boah gagal menuju grand final. Semoga Boah temukan karier stand upnya di luar sana.

(kpl/mag)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin