Menteri Susi Puji Sketsa Peringati Perjanjian Breda

Banda Naira – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memuji aksi belasan remaja yang berasal Pulau Rhun dan Pulau Neira, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, yg membuat sketsa bagi mengenang 350 tahun Perjanjian Breda.

“Saya senang anak-anak remaja Banda telah dapat berkreasi melalui gambar sketsa, apalagi keterampilannya diapreasiasikan bagi mengenang kembali peristiwa sejarah 350 tahun lampau ketika Belanda dan Inggris sepakat buat menukar Pulau Rhun dengan Pulau Manhattan,” kata Menteri Susi di Banda Naira, Senin (23/10).

Ucapan Susi itu merujuk peristiwa masa dulu Pulau Manhattan, yg kemudian menjadi New York di Amerika Serikat (AS).

Salah satu isi dari Traktat Breda adalah Inggris harus mengakhiri kekuasaan mereka di Pulau Rhun, Kepulaun Banda, dan menyerahkannya kepada Belanda. Sebagai gantinya, Nieuw Amsterdam di Amerika Utara (kini Manhattan, New York) yg yaitu koloni Belanda diserahkan kepada Inggris, demi monopoli buah Pala oleh Kongsi Dagang Hindia Belanda di Timur (Vereenigde Oostindische Compagnie/VOC) alias Kompeni.

Belasan remaja dari dua pulau tersebut membuat berbagai sketsa bertepatan dengan peringatan 350 tahun Traktat Breda atau Perjanjian Breda, yg ditandai dengan penandatanganan prasastinya oleh Susi Pudjiastuti bersama Duta Besar AS buat Indonesia, Joseph R. Donovan Jr, dan Sekretaris Daerah Maluku, Hamin Bin Thahir, di Pulau Rhun, Sabtu (21/10).

Sebagai bentuk apresiasinya, Susi melepas kalungan bunga yg didapatkan ketika penyambutan di depan Balai Desa, kepada Maulana (9), salah seorang peserta menggambar sketsa yg diberi nama dan tanda pagar (tagar atau hastag) #TreatyofBredaSketchcrawl bagi promosi di media sosial.

Ia kemudian menyempatkan berfoto bersama para  pembuat gambar sketsa (sketchers) di dekat Balai Desa Negeri Rhun yg berlatar belakang pemandangan laut di pulau penghasil rempah-rempah tersebut.

Pada kunjungan kerjanya bertepatan dengan Pesta Rakyat Banda 2017 di Kepulauan Banda, Susi Pudjiastuti juga menerima pengukuhan Gelar Adat Orlima Luar di Rumah Adat Desa Lonthoir, Pulau Banda Besar.

Salah seorang pelopor komunitas Maluku Sketchwalk, Embong Salampessy, yg mengorganisir acara sketsa di Pulau Rhun, mengemukakan bahwa sketsa bersama itu tak cuma dikerjakan di Pulau Rhun, tetapi juga digelar di Pulau Banda Naira, Pulau Ambon, Jakarta maupun Manhattan, New York, AS.

“Di Indonesia teman-teman yg melakukan sketsa bersama tergabung dalam komunitas Indonesias Sketchers dan Maluku Sketchwalk, sedangkan yg melakukan sketsa bersama di Manhattan tergabung dalam komunitas Urban Sketch (USK) New York,” ujarnya.

Menurut Embong, berdasarkan kesepakatan bersama para sketchers di USK New York, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak pada Sabtu (21/10).

“Sketsa dikerjakan di Ambon, Banda Naira dan Jakarta secara bersamaan pada Sabtu. Tapi, ketika itu di waktu di Manhattan baru tanggal 20 Oktober, sehingga kalian sepakat dilanjutkan Minggu (22/10) bersamaan dengan di Manhattan, dan khusus di Indonesia cuma difokuskan di Pulau Rhun,” ujarnya.

Puncak kegiatan sketsa lintas negara tersebut, dikemukakannya, berlangsung di Pulau Rhun dengan obyek lanskap dan pemukiman warga di pulau tersebut, sedangkan di Manhattan (New York) yg digelar komunitas Urban Sketchers (USK) New York (NY) berlangsung Dyckman Farming House.

Kegiatan sketsa bersama di Banda Neira pada Sabtu (21/10) melibatkan 30 orang sketchers, akan dari anak-anak usia tujuh tahun hingga dewasa, dan dipusatkan di Benteng Belgica berbentuk segi lima, yg yaitu salah satu situs bersejarah di Pulau Neira.

Di Pulau Ambon para pembuat sketsa itu menggelar kegiatan di Benteng Amsterdam, Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Begitu juga dengan puluhan sketchers di Jakarta, yg melakukan gambar sketsa sejak pukul 09.00 WIB dan dipusatkan di Museum Nasional Jakarta,” ujarnya.

Sebelum kegiatan puncak, pihak Maluku Sketchwalk bekerja sama dengan panitia Pesta Rakyat Banda, menggelar workshop menggambar sketsa dan sketsa bersama di Pulau Neira maupun Pulau Rhun.

“Workshop dan sketsa secara serentak di sejumlah kota di Indonesia dan Manhattan yaitu bagian rangkaian acara digelar memeriahkan Pesta Rakyat Banda 2017, yg dibuka Gubernur Maluku Said Assagaff pada 11 Oktober, dan mulai berlangsung hinga 11 November mendatang,” ujar pengelola Banda Tourism Board, Reza Tuasikal.

Reza, yg ikut menggagas Pesta Rakyat Banda, berharap, gaung kegiatan sketsa bersama lintas negara ini, tersampaikan ke negara-negara yg yaitu Spice Trail atau jalur rempah.

“Apalagi, hasil sketsa dari Jakarta, Ambon, Banda Neira, dan Pulau Rhun mulai dikirim ke Manhattan, sebaliknya Manhattan mulai mengirimkan karya sketsa mereka ke Banda Neira,” demikian Reza Tuasikal.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin