Nikita Mirzani Sebut Pernah Diminta Gugurkan Kandungan, Ini Komentar Sajad Ukra

Kisruh Nikita Mirzani dan mantan suaminya, Sajad Ukra, belum juga berakhir. Sejak diputus bercerai pada 16 Februari 2015 dengan Nikita Mirzani, Sajad mengaku tak diberi kesempatan bertemu dengan anak semata wayangnya, Azka Raqeel Ukra. Sampai-sampai Sajad harus membawa ini ke pihak kepolisian dengan melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya pada 14 November 2016 dengan pasal 77 Jo 76A UU RI NO.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sebagai ibu, Nikita pun tetap dengan pendiriannya dengan berbagai alasan buat tak mengijinkan Sajad bertemu anaknya. Bahkan, sebuah pernyataan mengejutkan dilontarkan Nikita usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Selasa (13/2).

“Waktu hamil dia minta digugurin. Pas anaknya keluar cakep banget, ganteng banget, sekarang diakuin. Jadi kayak bingung dia mau apa. Itu (alasan minta digugurkan) biar aku dan keluarga aku aja yg tahu,” kata Nikita.

Pernyataan ini pun sampai ke telinga Sajad dan tim kuasa hukumnya. Ditemui di Kawasan Senayan, Rabu (14/2) malam, Cindy Ancia selaku tim kuasa hukum Sajad memang tidak membantah soal kliennya yg meminta Nikita menggugurkan kandungan. Tapi, ketika itu menurut Cindy, alasan kesehatan lah yg membuat Sajad menyarankan Nikita menggugurkan kandungan.

“Waktu itu Sajad merasa Niki sedang mengidap penyakit, yg menurut dia dokter bilang belum boleh hamil dulu. Tapi ternyata kecolongan, Niki pun hamil. Terus Sajad bilang digugurin aja lalu daripada kenapa-kenapa. Tapi ternyata versi Nikita berbeda,” terang Cindy.

Sebelumnya, Sajad juga membantah soal dirinya yg tidak memenuhi kewajibannya bagi tetap memberi nafkah usai bercerai. Bahkan tim kuasa hukum Sajad membeberkan bahwa sejak perceraian kliennya dengan Nikita, pihaknya sudah mentransfer uang senilai Rp 102 juta.

(kpl/pur/tmd)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin