Persaingan Ketat Polling SMS Konser Final TOP 10 Grup 2 Liga Dangdut Indonesia

Penggemar Liga Dandut Indonesia (LIDA) kembali berjuang dan penuh harapan buat para jagoan. Konser Final Top 10 LIDA Indosiar kembali digelar pada Senin (16/4). Babak di 10 besar ini LIDA masih menghadirkan pertarungan lima juara provinsi. Penampilan kali ini dari Grup 2.

BERITA TERKAIT
  • Sandi minta eks pegawai Diskotek Exotic & Karaoke Sense gabung OK OCE
  • Ternyata Facebook juga mampu lacak pengguna yg tidak milik akun
  • 5 Jam diperiksa polisi, Facebook dicecar soal kebocoran data

Meski belum ada yg tereliminasi di Liga Dangdut Indonesia, persaingan sengit telah terjadi antara kelima duta dangdut. Tak cuma berlomba meraih SMS tertinggi, mereka juga saling berebut simpati atau komentar positif dari dewan dangdut.

Sebelumnya, satu duta dangdut telah tersisih di Konser Final Top 10 LIDA. Yendri, juara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terpaksa harus mengubur mimpinya setelah kalah di babak voting dewan dangdut ketika masuk bottom three Grup 1.

Dari Grup 2 LIDA, lantas siapakah juara provinsi yg menampilkan aksi terbaik dan siapa pula yg akhirnya memimpin polling SMS sementara di konser show? Berikut ulasannya.

Standing Ovation

Konser show malam pertama Grup 2 dibuka oleh penampilan Selfi yg menyanyikan lagu “Pembaharuan”. Juara Provinsi Sulawesi Selatan ini cuma mendapat satu standing ovation saja, merupakan dari Nassar. Nassar memuji suara Selfi yg menurutnya dangdut banget.

Namun, dewan dangdut yang lain sedikit mengkoreksi suara tingginya yg sayangnya pecah karena tidak sampai. Selfi pun dinilai memiliki persoalan pada power suaranya dan diminta memperbaiki di penampilan berikutnya.

Usai Selfi, Arif dahulu sukses tampil menggelegar ketika membawakan lagu “Rana Duka”. Berhasil menyapu bersih standing ovation dari seluruh dewan dangdut, Arif juga menuai banyak pujian. Juara provinsi Sumatera Barat ini disebut dewan dangdut terus berusaha menantang diri dan menampilkan yg terbaik untuk seluruh yg mendukungnya.

Tak cuma itu, Arif juga bikin salut lantaran memiliki power kuat, artikulasi jelas, improvisasi keren, dan cengkok mantap. Arif kelihatan sangat mempelajari apa saja masukan yg diberikan setiap ia tampil. Meski memiliki keterbatasan fisik, Arif juga terus memberikan kejutan seperti mau menari di atas panggung. Ini jadi poin plus buatnya.

Belum Memuaskan

Berikutnya, ada Ridwan yg tampil dengan lagu “Penyakit Cinta”. Sudah tampil maksimal, sayangnya Ridwan tidak mendapat satupun standing ovation dari dewan dangdut. Padahal, Ridwan sudah memberikan warna pada penampilannya dengan memperlihatkan aksi ngerap dan berkoreografi.

Karakter vokalnya yg sangat khas dan sangat dangdut, dilengkapi dengan aksi panggung atraktif, tampaknya belum memuaskan dewan dangdut. Pasalnya, Ridwan kali ini nampak tampil kurang semangat. Pemilihan lagunya pun disebut kurang cocok.

Yuyun (Gorontalo) lewat lagu “Yatim Piatu” dulu sukses mengembalikan mood persaingan Grup 2 dengan meraih tiga standing ovation dewan dangdut. Zaskia Gotik, salah satu yg memberikan standing ovation mengatakan, penampilan Yuyun malam ini cukup bagus.

Meski belum sempurna karena ada telat sedikit masuk, Yuyun tetap bernyanyi aman dan mulus. Satu saja pesan diberikan. Yuyun diminta tidak lupa meninggikan suaranya di akhir lagu bagi membedakan klimaks lagu.

Saling Salip

Sementara itu, tidak banyak koreksi diberikan buat Khori yg tampil terakhir dengan menyanyikan lagu “Bulan Bintang”. Lima standing ovation sukses direbut juara provinsi Jakarta ini. Satu-satunya wakil dari Pulau Jawa yg masih bertahan di LIDA ini cuma mendapat satu kritikan terkait seringnya ia membawakan lagu mellow.

Dibanding duta dangdut lainnya, Khori memang jadi salah satu yg jarang diberi tantangan dewan dangdut bagi membawakan genre lain. Karena hal ini, penampilannya pun dianggap belum sempurna.

Di sisi lain, hasil polling SMS Grup 2 di akhir acara menempatkan Arif di puncak dengan raihan SMS sejumlah 34,73 persen. Arif sukses menyalip Selfi yg sepanjang konser selalu memimpin polling. Di awal mendapat SMS mencapai 42 persen, Selfi gagal mempertahankan posisinya dan melorot ke peringkat dua dengan cuma merebut 28,03 persen saja. Sedang tiga duta lainnya harus rela mengisi bottom three sementara. Dari ketiganya, Yuyun dengan SMS sebanyak 17,47 persen, unggul dari Ridwan (11,67 persen) dan Khori (8,1 persen).

Penentuan

Penentuan juara provinsi yg bakal tersisih baru mulai diumumkan di result show Grup 2 pada Selasa (17/4/2018) nanti malam dan mulai disiarkan segera Indosiar akan pukul 18.00 WIB.

Pastikan jagoan Anda mampu lolos otomatis dengan raihan SMS teratas lewat dukungan SMS. Caranya ketik LIDA (spasi) Nama Duta dulu kirim ke 97288. Dukungan juga dapat diberikan dengan memvoting nama mereka di aplikasi Bukalapak.

Liga Dangdut Indonesia yaitu acara televisi yg hadir pada awal tahun 2018 lalu. Kalau kamu dukung siapa nih? Pastikan jagoan kamu menang ya!

Sumber: Liputan6.com

(kpl/mit)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin