Sebelum Pesta Ulang Tahun, Ririn Ekawati Sempat Ajak Anaknya Ke Makam Suami

Jumat (22/12) kemarin tidak cuma sekedar peringatan Hari Ibu, namun juga perayaan ulang tahun buat putri Ririn Ekawati yg bernama Cattleya. Yup, bayi mungil yg dulunya lucu dan menggemaskan itu kini akan tumbuh menjadi balita yg cantik dan bahkan telah akan mampu bicara.

Di hari spesial sang putri, Ririn pun menyempatkan diri bagi berkunjung ke makam mendiang suaminya, Fery Wijaya. Tak cuma sendirian, aktris cantik pernah membintangi sinetron Muslimah itu pun mengajak serta sang putri.

“Iya kemarin sempet ke makam, sebenarnya Cattleya lahir tanggal 22 pas hari ibu. Jadi pas tanggal 22 kemarin ulang tahun hari Jumat, hari Sabtunya ke makam. Jadi hari ini dirayain. Tapi sayangnya kakak Cattleya anak saya yg pertama lagi liburan sama keluarga dari papanya ke Amerika. Jadi nggak ada, hanya keluarga yg dari kakaknya dateng dan yg dari mantan istri dari suami datang. Semuanya happy, selalu ada papa mertuaku, juga tante, om dari almarhum semuanya dateng,” tutur Ririn ketika ditemui di Madagaskar, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/12).

Lebih lanjut lagi, Ririn juga sempat bercerita soal kejadian mengharukan ketika Cattleya merasakan keberadaan ayahnya di rumah. Balita mungil berusia 1 tahun itu sempat melihat ke arah tempat di mana Fery biasa berbaring di kamar. Ia pun lantas melambaikan tangan seakan hendak bilang ‘bye-bye papa’.

“Itu beneran. Aku nggak halusinasi, hanya ada saya sama Cattleya berdua di kamar aku. Nah, di situ itu ada alat sholat saya sama buku yasin. Dia bye-bye ke situ, segera saya bilang, ‘Fer, anaknya udah baru ulang tahun loh’. Jadi saya ajak ngobrol aja, anggap dia memang terus ada di sekitar kita,” ungkap Ririn.

Menjadi single parent, Ririn pun mengaku seandainya ini ia mendapat dukungan terbesar dari anak-anak dan juga keluarga. Yang terpenting baginya ketika ini, anak-anaknya dapat tumbuh besar dan terus happy. Ditanya soal suka-duka menjadi orangtua tunggal, ia pun menyampaikan, “Dibawa suka ajalah semuanya. Karena saya mau anakku tumbuh menjadi anak yg happy, dia harus lihat mamanya juga happy. Dukanya nggak ada.”

(kpl/pur/sry)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin