Shock Hingga Pingsan, Lucinta Luna Terlambat Hadiri Pemakaman Sang Ibu

Kesedihan mendalam tengah dirasakan Lucinta Luna yg baru saja kehilangan ibundanya. Djoenaeha, ibunda Lucinta Luna meninggal dunia siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB. Terlebih lagi Lucinta tidak mendampingi ibunya karena tengah syuting di Bandung.

BERITA TERKAIT
  • Santer Isu Transgender, Ternyata Begini Langkah Ubah Identitas di Catatan Sipil
  • Lucinta Luna dan Elly Sugigi akhirnya ketemuan dan berdamai
  • Lucinta Luna: Aku tuh berkorban, saya mau ubah wajahku seperti artis korea

Sehingga ia terlambat menghadiri prosesi pemakaman sang ibunda. Saat ingin diwawancarai, Lucinta pun masih terpukul dan cuma diwakili oleh sang manajer, Didi.

“Denger kabar pertama dari asistennya si Luna. Luna dikabarin sama kakaknya si Mida, kami ke Bandung tujuannya bagi prepare dua acara, hari ini ada ke klinik kecantikan selalu sama photoshoot dengan Duo Bunga. Besoknya kami ada perform di salah satu cafe di Bandung. Dengar kabar ini kami segera balik dan memang sebenarnya kalian udah berusaha banget buat cari patwal tetapi nggak ada yg dapat yaudah sampai sini nggak sempat lihat mamanya Lucinta yg terakhir,” ujar Didi usai melayat makam ibunda Lucinta Luna di TPU Grogol Kemanggisan, Jakarta Barat, Jumat (13/4).

Karena merasa terpukul, selama perjalanan dari Bandung ke Jakarta, Lucinta pun berkali-kali pingsan. Bahkan ketika sampai di pemakaman sang ibunda, ia juga pingsan. “Ya pingsan dua kali di klinik, dia nggak sadar dari sampai mobil hingga di perjalanan dia baru sadar di kilometer arah Cawang baru sadar,” kata Didi.

Didi juga menjelaskan bahwa Lucinta sempat bertemu dengan ibundanya semalam buat terakhir kalinya. Walau dalam kondisi kritis, sang ibunda sempat memberikan pesan kepada anaknya itu. Diketahui, ibunda Lucinta meninggal karena komplikasi dan diabetes.

“(Sakit) udah lama dari tahun 2012. Sempat sembuh dan komplikasi kena diabet juga, yg parahnya itu kemarin, sempat masuk ICU keluar selalu masuk lagi semalam. Baru ketemu semalam sampai subuh dia jaga mamanya. Denger mamanya telah kritis dia sempat dateng dan alhamdulillah pas Lucinta tiba mamanya sadar dan bisikin ke lucinta dan bilang siapapun yg benci sama dia siapapun yg nggak suka sama dia senyumin aja,” jelas Didi.

“Yang sangat diinginkan oleh mamamya adalah Lucinta milik rumah dan mampu menikah. Lucinta juga sempet udah ngenalin pacarnya ke mamanya. Mamanya senang lah bahagia karena udah ngenalin pacarnya ke mamanya,” pungkasnya.

(kpl/rhm/rna)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin