Sogi Indra Dhuaja Lakukan Ini Demi Pulihkan Kondisi Jantungnya, Hasilnya Memuaskan

Sogi Indra Dhuaja sedang sakit. Ia mengindap penyakit Artimia. Karena penyakitnya ini detak jantungnya tak stabil.

BERITA TERKAIT
  • Pamer payudara di Pantai Maladewa, model bugil dicokok polisi
  • Artis-artis jadul Indonesia banting setir setelah meredup
  • Tinggalkan dunia persilatan, Lasmini kini jadi MC dan pengusaha

Sakitnya ini ia ungkap ketika ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018). Masih pada kesempatan yg sama, ia menceritakan lebih lanjut tentang penyakitnya ini. Yuk kami simak sama-sama!

Sebelumnya Sogi menyebutkan kalau detak jantungnya tak stabil. Kurang lebih beginilah gambaran detak jantung Sogi selama ini. “Kalau hitungannya 1, 2, 3, 4, tempo jantung aku itu di 2 dan 3 itu itu terlalu dekat,” jelasnya.

Menurut penuturan Sogi , obat tak menolong kesembuhannya. Tapi olahraga membantunya bagi pulih. Kok dapat ya? “Minum obat tak berpengaruh tetapi kalau sedang treadmill dan detak jantung aku di atas 120, temponya jadi bagus. Intinya, harus olahraga, detak jantungnya harus dijaga agar tidak jarang di atas 120,” kata Sogi.

Singkat cerita, Sogi Indra Dhuaja memilih bagi berolahraga. Dan olahraga yg ia pilih adalah lari. Ujar Sogi, “Akhirnya mau ga mau lari. Kebetulan istri aku juga senang lari… Sebenarnya akan suka lari itu setelah ada penemuan Artimia di jantung.”

Sejak ketika itu Sogi meneruskan bagi berolahraga lari. Tepatnya sejak tahun 2014 atau 4 tahun setelah ia mengetahui kalau ia menderita Artimia. Tak sia-sia perjuangan Sogi bagi lari. Suatu hari berkat mengikuti lomba lari, ia mendapatkan sebuah medali.

Menurutnya, memenangkan medali tersebut membuatnya menjadi terharu. Saking terharunya ia sampai berkaca-kaca. Dari situlah semangatnya buat selalu berolahraga lari semaki terlecut. “Beli sepatu yg benar karena pernah cidera jadi korban waktu lagi, uang lagi, sakit kan. Untung banyak pelari yg baik sih, aku diajari dan aku juga ikut yoga buat menolong proses penyembuhan pegel pegel setelah lari,” pungkasnya.

Buka cuma itu, sejak lari ia merasakan perubahan di dalam dirinya. Ia merasa sehat. “Saya sih sebenarnya tak pernah merasakan efek berbahaya gitu ke diri saya. Tapi ketika dicek memang bener jantung aku artimia. Ini belum cek lagi sih, tetapi enggak kenapa kenapa sih tampaknya ya, sehat saja,” tutupnya.

(kpl/far/ren)

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin