Tak Hanya Jago Bela Diri, Prisia Nasution Juga Peduli Pada Penderita Gangguan Mental

Tak cuma dikenal sebagai artis. Prisia Nasution juga miliki kepedulian sosial yg tinggi, kini ia juga mendirikan yayasan bagi penderita gangguan jiwa.

BERITA TERKAIT
  • Cerita Charles Chen miliarder yang berasal China, pernah tidak lulus ujian
  • LSM IAC berharap pemerintah bersikap serius menangani proses pengadaan obat ARV
  • Alasan kondom tidak boleh digunakan berulang kali

Phia, begitu ia akrab disapa, sedang fokus membuat yayasan buat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai cara menghadapi penderita gangguan jiwa. Tidak menjauhi, justru menolong agar keadaannya lebih baik.

“Bagaimana agar kalian melihat mereka tak seperti alien,” katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, perempuan yg jago bela diri itu juga berharap yayasannya mampu menolong orang mengenali ciri-ciri gangguan mental, misalnya depresi, sejak awal agar mampu menjalani mengatasinya sejak dini.

Kepedulian sosial Prisia Nasution tak muncul begitu saja. Pemeran aktivis lingkungan yg jadi guru di “Sokola Rimba” itu juga pernah menjadi guru sukarelawan di Ciwaluh, Bogor.

“Aku mengajar selama enam tahun di gunung, semuanya sendiri. Kenapa enggak dibikin lebih legit? Supaya nanti bantuan tercapai mampu lebih besar,” peraih Piala Citra itu mengungkapkan alasannya mendirikan yayasan.

Nantinya bakal ada urun dana buat menolong mereka yg butuh konsultasi ke psikiater juga obat-obat bagi penyakit jiwa. (Antara/Nanien Yuniar)

Membicarakan tentang pasien gangguan mental. Baru baru ini, di Depok , seorang mahasiswa UI diduga mengalami gangguan jiwa. Pada(30/7), Renzomemanjat atap rumah di kawasan Beji Depok, Jawa Barat. Dia naik ke atap rumah dalan keadaan tanpa busana. Perilaku pria berinisial R seketika mengundang perhatian warga.

Sumber: Liputan6.com [mg2]

Sumber: http://www.merdeka.com

Post Author: admin