Terbelit Skandal, Weinstein Mundur Dari Dewan Perusahaan Miliknya

Los Angeles – Harvey Weinstein yg ketika ini menghadapi skandal pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan selama tiga dasawarsa karirnya di dunia perfilman menetapkan mundur dari dewan perusahaan miliknya sendiri, The Weinsten Company, pada Selasa (17/10) setempat.

Dalam sebuah pernyataan resmi, dewan The Weinsten Company menyatakan sudah mengesahkan pula keputusan pada 8 Oktober 2017 buat memecat Weinstein dari pemimpin perusahaan film dan televisi pemenang penghargaan itu, yg ia dirikan bersama saudaranya.

Sumber dekat Weinstein memastikan bahwa Weinstein mundur dari dewan direksi dan tak berkomentar lebih lanjut. Weinstein membantah melakukan hubungan seks tanpa persetujuan dengan siapa pun.

Buntut skandal tersebut membuat Lexus, anak perusahaan Toyota Motor Corporation, mulai mengkaji ulang kemitraannya dengan The Weinstein Company. Lexus ketika ini yaitu sponsor acara reality show “Project Runway” yg diproduksi The Weinstein Company.

“Lexus tak membenarkan pelecehan, penyerangan atau diskriminasi seksual. Sehubungan dengan tuduhan baru-baru ini, yg melibatkan Harvey Weinstein, kita ketika ini mengkaji kemitraan kalian dengan The Weinstein Company, namun tak mampu memberi pengumuman apa pun pada ketika ini,” demikian Lexus dalam pernyataan.

Jaringan Televisi A & E, yg menyiarkan “Project Runway” di saluran televisi kabel Lifetime miliknya, juga mempertimbangkan kelanjutan pertunjukan tersebut, menurut seorang sumber yg mengetahui persoalan ini.

Sejak minggu lalu, “Project Runway” sudah menghilangkan nama Weinstein dan logo The Weinstein Company dari kredit acara.

A & E ingin menghormati wanita yg menyampaikan bahwa mereka dilecehkan oleh Weinstein, menurut sumber tersebut, dan pihak jaringan televisi tersebut juga prihatin tentang penghidupan lebih dari 200 anggota kru dan awak yg mengerjakan serial ini.

The Weinstein Company coba bagi memetakan masa depan tanpa Weinstein, seorang pembuat kesepakatan agresif dengan kemampuannya mengelola bakat, uang dan ego Hollywood. Pada Senin, perusahaan tersebut dikatakan sedang dalam pembicaraan bagi menjual sebagian besar asetnya ke perusahaan ekuitas swasta Colony Capital.

Di sisi lain, Hollywood Variety pada Selasa melaporkan tuduhan pelecehan terpisah terhadap Bob Weinstein, adik laki-laki Harvey dan salah satu pelopor perusahaan Weinstein.

(Uu.KR-DVI)

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin