Buntut Kudeta Gagal Tahun Lalu, Turki Perintahkan Tahan 115 Orang

Ankara – Pihak berwenang Turki mengeluarkan perintah penahanan bagi 115 orang di 15 provinsi atas dugaan keterlibatan mereka dalam percobaan kudeta gagal tahun lalu, kata kantor berita Anadolu pada Jumat.

Operasi tersebut bertujuan bagi menghancurkan “penataan keuangan” jaringan Fethullah Gulen yg bermarkas di Amerika Serikat, kata Anadolu, seperti dikutip Reuters.

Ankara menuduh Gulen, yg tinggal dalam pengasingan di AS sejak 1999, sebagai dalang dalam percobaan kudeta 15 Juli 2016. Namun Gulen membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pada Kamis, pihak berwenang Turki juga mengeluarkan surat perintah penangkapan buat 25 tentara di Turki dan Siprus utara, menurut sumber keamanan.

Para prajurit, yg bertugas aktif dan beranggotakan dari beragam unsur militer Turki, sedang dalam pencarian di 13 provinsi Turki dan Siprus utara, kata sumber tersebut.

Jaksa di provinsi Mardin memerintahkan penangkapan terhadap sejumlah tentara atas “penataan militer rahasia” jaringan ulama Fethullah Gulen, tambah sumber tersebut.

Sejak kudeta gagal tahun lalu, lebih dari 50.000 orang dipenjara dan sedang menunggu persidangan atas keterkaitannya dengan jaringan Gulen, sementara 150.000 orang sudah dipecat atau dicopot dari pekerjaan mereka di bidang militer, pelayanan umum dan swasta.

Kelompok hak asasi dan beberapa sekutu Barat Turki menyuarakan keprihatinannya terhadap tindakan keras tersebut, karena khawatir pemerintah memanfaatkan kudeta sebagai dalih buat memberangus perbedaan pendapat.

Pemerintah berpendapat bahwa cuma upaya pembersihan semacam itu yg bisa menghilangkan ancaman jaringan Gulen, yg sudah menyusup dalam banyak organisasi utama seperti militer, pengadilan dan sekolah.
(Uu.KR-AMQ)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin