China Keluarkan Aturan Grup Obrolan Daring

Beijing – Otoritas internet di China mengeluarkan aturan baru mengenai grup obrolan atau “chat groups” dan pesan instan dalam jaringan (daring).

Setiap admin grup harus benar-benar mampu mengatur dan bertanggung jawab atas isi obrolan, demikian pernyataan Badan Siber China (CAC) sebagaimana dikutip Peoples Daily, Jumat.

Dalam aturan yg baru disebutkan bahwa admin grup harus benar-benar memastikan anggota grup mematuhi aturan dan keterangan apa pun yg diangkat di grup harus sesuai dengan undang-undang dan kesepakatan bersama para pengguna.

Penyedia jasa keterangan harus dapat bertanggung jawab terhadap keterangan dan bertindak profesional serta memiliki kemampuan teknis atas jasa yg diberikan, demikian isi peraturan baru tersebut.

Selain itu, penyedia jasa keterangan harus dapat memverifikasi secara nyata setiap anggota grup dan membuat sistem kredibilitas rating pada ketika melakukan tindakan buat melindungi keterangan pribadi para penggunanya.

Peraturan yg akan berlaku pada 8 Oktober 2017 itu mulai mencakup segala platform “chat group” di China, seperti Tencent WeChat, QQ, Sina Weibo, Tieba Baidu, dan Alipay Alibaba, sebagaimana laporan China Daily.

Semua platform itu mulai diminta “set up” sistem pengawasan dan pengelolaan atas kandungan pesan yg dikeluarkannya.

Di China pengguna WeChat mencapai angka 800 juta, sedangkan Weibo tercatat 200 juta pengguna aktif.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin