Lebanon Jatuhkan Hukuman Mati Kepada Ulama

Beirut – Seorang ulama ekstremis yg pernah menjadi buronan paling dicari di Lebanon dijatuhi hukuman mati pada Kamis (28/9) di pengadilan militer setelah terbukti bersalah melakukan terorisme, kata seorang sumber pengadilan.

Ditangkap pada 2015, Sheikh Ahmad al-Assir disidang bersama 38 orang yang lain yg dituduh menewaskan tentara Lebanon di Kota Sidon pada 2013.

Pengadilan itu juga menjatuhkan hukuman mati kepada dua terdakwa yang lain dan lima ekstremis yg masih buron, termasuk kakak ulama tersebut.

Hukuman mati dilegalkan di Lebanon, namun ada moratorium yg diberlakukan sejak 2004, tanda ada hukuman yg dijalankan meski hakim sudah menjatuhkan putusan.

Fadel Shaker — penyanyi yg berubah menjadi fundamentalis — yg disidang in absentia, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, sementara 30 terdakwa lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Tuduhan tersebut berhubungan dengan bentrokan antara pendukung Assir dengan angkatan darat yg mencuat di Sidon pada 24 Juni 2013, demikian AFP.

Penerjemah: Try Reza Essra

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin