Parlemen Irak Gelar Pemungutan Suara Untuk Menentang Referendum Kurdistan

Baghdad, Irak – Majelis Permusyawaratan Irak pada Selasa (12/9) menggelar pemungutan suara bagi menolak referendum mengenai kemerdekaan wilayah Kurdi, demikian laporan media setempat.

Parlemen Irak mendesak Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi agar melakukan seluruh tindakan yg diperlukan buat mempertahankan persatuan Irak dan melancarkan dialog serius antara Baghdad dan Wilayah Kurdistan guna menyelesaikan persoalan yg mengganjal.

Anggota Parlemen Kurdi meninggalkan sidang Parlemen sebagai protes terhadap pemungutan suara yg menolak referendum kemerdekaan untuk Kurdistan, kata laporan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua di Jakarta, Rabu pagi.

Komite Tinggi Referendum Wilayah Kurdistan sebelumnya mengumumkan bahwa referendum mulai diselenggarakan pada tanggal yg dijadwalkan, 25 September.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin