Ajak Anak Bermain Bisa Lepaskan Trauma

Jakarta – Memberikan terapi yg tepat untuk anak – anak korban gempa dan tsunami di Palu – Donggala sangat penting. Ini dapat dengan cara terapi psikologis trauma healing.

Anak – anak menjadi salah satu korban gempa dan tsunami yg sangat membutuhkan perhatian. Karena, trauma yg dialami anak – anak dapat membekas hingga dewasa seandainya tak diatasi dengan cepat.

Menurut psikolog klinis, Liza M Djaprie, mengajak anak bermain membentuk lingkaran besar dan mengajak anak bermain lompat – lompat dapat menjadi salah satu cara bagi terapi psikologis pada anak – anak korban bencana alam.

“Sesimpel cilukba. Tentunya biar lebih relaese (keluar),” kata Liza ketika ditemui di acara Mothercare, Jakarta, Kamis, (04/10/2018).

Masih menurutnya, dengan cara bermain, anak – anak mampu melepaskan kesedihan yg mendalam. Kemudian, bermain adalah cara gampang buat mengajak anak – anak terlibat.

“Setelah dapat tampil lepas, perlahan anak – anak dapat melepaskan traumanya dan mampu lebih gampang,” tambahnya.

Setelah itu , mampu akan merancang masa depan anak – anak secara perlahan. Caranya, mungkin dengan membuat rumah – rumahan dari stik ice cream.

“Kemudian kalian bilang rumah kita terbentuk lagi, jadi menumbuhkan harapan dan motivasi. Ini dengan membuat karya sesuatu,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin