Alami Gangguan Ginjal, Anak Rutin Cuci Darah

Jakarta – Sedikitnya ada sekitar 86 dari ratusan anak Indonesia harus rutin melakukan cuci darah akibat gangguan ginjal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Pembina YAGIN (Yayasan Ginjal Indonesia), N Mulyana, di acara Funtrip 2018 di Transmart Cempaka Putih, Jakarta, Minggu, (18/03/2018).

“Mereka cuci darah dua – tiga kali dalam seminggu. Sementara alat hemodialisasi anak cuma ada di rumah sakit Jakarta. Ini yaitu tanggung jawab kalian bersama,” kata N Mulyana.

Diberitahunya, berdasarkan data WHO tahun 2016, 54 persen angka kematian di Indonesia disebabkan gagal ginjal.

“Dan ketika ini jumlah penderita gagal ginjal stadium akhir di Indonesia yg harus rutin melalukan cuci darah sebanyak 2,9 juta jiwa,” ujarnya.

Masih menurut Mulyana, anak-anak dengan keadaan sakit ginjal dan harus cuci darah terdapat di beberapa wilayah di Indonesia, di antaranya Palembang, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sulawesi, serta Papua.

Ketua YAGIN Syaihul Hadi menambahkan, tujuan didirikannya organisasi ini merupakan mengajak semua komponen masyarakat buat peduli terhadap pencegahan dan penanggulangan penyakit ginjal dan hipertensi.

Tercatat di RSCM Jakarta ada sekitar 75 anak-anak mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui Progran BPJS buat menyembuhkan penyakit gagal ginjal.

“Mereka mendapatkan jadwal cuci darah secara teratur dan kebutuhan proses pengobatannya terpenuhi,” ujar Syaihul. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin