Anak Muda Harus Terus Asah Potensi Diri

Jakarta – Anak muda menjadi titik tumpu buat masa depan bangsa. Karena itu, anak muda harus mampu aktif, berpotensi, dan memiliki cita – cita yg baik.

Salah satu syarat terpenting dalam membangun bangsa yg besar adalah mengembangkan dan memberdayakan para pemudanya. Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) hadir sebagai ruang khusus untuk pemuda Indonesia terutama yg berusia 15 25 tahun bagi berpartisipasi aktif dalam berbagai program sesuai dengan potensi, hobi, pengetahuan, keterampilan dan cita-citanya.

Aktif sejak 2008, ISYF secara konsisten berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan pemuda melalui program-programnya antara yang lain International Youth Forum 2008, International Youth Camp 2009, ASEAN University Student Forum 2009, Asia Africa Youth Forum 2010, Indonesia Youth Forum 2012-2015, ASEAN Japan Youth Forum 2015, Leadership Works 2015 dan Forum Pelajar Indonesia (FOR) sejak 2009.

Tahun ini tepat sepuluh tahun ISYF hadir berkontribusi sebagai organisasi kepemudaan. Bertema Ten to Infinity, ISYF berkomitmen bagi mampu selalu menghadirkan program-program kepemudaan di masa yg mulai datang.

“Di usia yg ke-sepuluh, kalian ingin ISYF mampu lebih banyak menghasilkan program-program kongkrit dan nyata yg tanpa batas. Artinya ISYF mulai selalu eksis di masa-masa mendatang”, ujar Executive Director ISYF, Dinnur Garista Wirawan, Jakarta, baru – baru ini.

Selain melibatkan organisasi pemerintah dan lembaga independen seperti Kemendikbud, Kemenkes, Pusbangfilm dan Sinematek Indonesia, ISYF juga menggandeng pihak swasta bagi turut berpartisipasi dalam program-program yg bisa menjangkau generasi muda Indonesia. Rangkaian acara menuju Satu Dekade ISYF “Ten to Infinity” antara yang lain Meet The Speakers, Truth Day, ISYF Dialogue, ISYF Pohon Harapan, ISYF Berbagi, Gathering Start Up Digital dan FOR X.

“Rangkaian kegiatan yg paling banyak disambut antusias adalah Meet The Speaker, Gathering Start Up Digital dan tentunya Forum Pelajar Indonesia 2018 (FOR X) yg yaitu program tahunan ISYF yg paling dinanti oleh pelajar Indonesia”, ujar Ketua Panitia Pelaksana Satu Dekade ISYF, Rezky Nursaid.

FOR yaitu kegiatan tahunan ISYF yg pertama kali diadakan pada tahun 2009. Diikuti oleh pelajar tingkat SMA-SMK-MA dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan yg berpusat di Jakarta ini membuka ruang untuk pelajar buat saling berdiskusi serta berbagi pengalaman buat menumbuhkan karakter kepemimpinan dan integritas pelajar Indonesia. Sebagai acara puncak dari rangkaian Satu Dekade ISYF, FOR X diadakan pada 8 hingga 11 Agustus 2018.

Tahun ini yaitu kali kesepuluh FOR diadakan. Bertepatan dengan perayaan Satu Dekade ISYF, FOR X diikuti oleh 1.114 pendaftar yg kemudian diseleksi dan terpilih pesertanya merupakan 290 siswa dari 182 sekolah di 34 provinsi Indonesia. Selanjutnya peserta yg terpilih diberikan pembekalan dan kesempatan buat bertemu segera dengan para stakeholders dan tokoh.

“Para peserta FOR X difasilitasi selama di Jakarta bagi bertemu dan mengatakan aspirasi kepada pemerintah pusat melalui government visit. Selain itu, peserta juga dibekali dengan Focus Group Discussion (FGD) yg membahas isu-isu mengenai Sustainable Development Goals (SDGs). Tidak cuma itu, peserta juga dipertemukan dengan tokoh-tokoh inspiratif bagi berbagi pengalaman serta berdiskusi dengan mereka”, lanjut Rezky.

Selain rangkaian kegiatan buat para peserta, Satu Dekade ISYF juga menjadi momen berkumpulnya kembali para alumni program-program ISYF yg telah mencapai 5.124 alumni dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Alumni program ISYF yg juga Finalis Miss Grand Indonesia 2018, Mentari Putri Novel mengatakan rasa bangganya mampu menjadi bagian dari keluarga ISYF.

“FOR ini wadah saya pertama kali belajar menciptakan dan mengaransemen lagu. Aku dipercaya bikin single yg kemudian diperdengarkan ke banyak pelajar se-Indonesia. Responnya ketika itu positif sekali, membangun yakin diri dan semangat saya buat berani berkarya terus”, ungkap Mentari.

Melalui rangkaian acara Satu Dekade ISYF, diharap para peserta dan juga alumni mampu berinisiasi bukan cuma pada program yg sudah maupun sedang berjalan namun juga bagi program kedepannya.

“Kami berharap dan juga merancang agar ISYF lebih dapat menjangkau generasi muda Indonesia dengan program-program yg menjawab kebutuhan anak muda Indonesia di masa mendatang, karena ISYF hadir sebagai fasilitator buat menjembatani anak-anak muda Indonesia dengan para stakeholders”, tutup Dinnur.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin