Asam Lemak Omega3 Cegah Kanker?

New Delhi – Asam lemak Omega-3 yaitu bagian utama dari diet harian setiap orang karena sangat baik bagi kesehatan secara keseluruhan.

Mengutip dari zeenews, Senin (29/01/2018), ahli kesehatan sudah menekankan pentingnya dari waktu ke waktu dan dekade penelitian sudah mengabdikan buat menemukan banyak manfaat omega-3.

Sumber tanaman dan hewan, seperti minyak krill, minyak ikan, flaxseed, benih chia, rami, dll, makanan yg kaya omega-3 memiliki kemampuan bagi memerangi depresi dan kecemasan, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan kesehatan otak, mengurangi risiko penyakit jantung, melawan peradangan, melawan penyakit auto-imun, mencegah kanker, mengurangi asma pada anak-anak, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, meningkatkan tidur, membuat kulit Anda sehat, di antara banyak manfaat lain.

Membuat tambahan yg utama buat daftar dari manfaat kesehatan, sebuah studi sudah memperlihatkan hubungan antara asam lemak omega-3 yg berasal dari ikan dan pencegahan kanker.

Studi juga sudah menyarankan bahwa ikan yg mengandung asam lemak omega-3 lebih menjanjikan saat tiba bagi pencegahan kanker daripada biji rami dan minyak lainnya.

Berbasis laut, omega-3 adalah delapan kali lebih efektif buat menghambat perkembangan tumor dan pertumbuhan dari sumber nabati.

“Studi ini adalah yg pertama bagi membandingkan melawan kanker potensi tanaman-versus diturunkan marine Omega-3 pada perkembangan tumor payudara,” kata David Ma, profesor di University of Guelph di Ontario.

“Tidak ada bukti bahwa kedua Omega-3 dari tanaman dan sumber-sumber laut perlindungan terhadap kanker dan kalian ingin menentukan bentuk yg lebih efektif,” kata Ma.

Ada tiga macam asam lemak Omega-3: a-linolenat (ALA), asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

ALA yaitu tanaman berbasis dan menemukan seperti biji yg mampu dimakan sebagai biji rami dan minyak, seperti kedelai, canola dan rami minyak.

EPA dan DHA ditemukan di biota laut seperti ikan, alga dan fitoplankton.

Studi melibatkan berbagai macam makanan Omega-3 buat tikus dengan bentuk yg sangat agresif dari kanker payudara manusia.

“Tikus yg terpapar omega-3 berbeda bahkan sebelum tumor dikembangkan, yg memungkinkan kalian buat membandingkan seberapa efektif asam lemak yg berada pada pencegahan,” kata Ma.

Secara keseluruhan paparan berbasis laut omega-3 mengurangi ukuran tumor oleh 60 sampai 70 persen dan jumlah tumor sebesar 30 persen.

Namun, dosis yg lebih tinggi dari asam lemak nabati yg diperlukan buat memberikan dampak yg sama sebagai berbasis laut Omega-3.

“Omega-3 mencegah dan melawan kanker dengan menyalakan gen terkait dengan sistem kekebalan dan menghalangi jalur pertumbuhan tumor,” katanya.

“Berdasarkan dosis yg diberikan dalam studi, manusia harus mengkonsumsi dua hingga tiga porsi ikan seminggu buat memiliki efek yg sama, tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin