Banyak Orang Telat Ketahui Sakit Kanker Darah?

Jakarta – Penyakit Kanker darah baru dapat terdeteksi pada stadium akhir. Apakah anggapan tersebut benar adanya?

Dalam banyak kasus, pasien terlambat mengetahui bahwa mereka memiliki kanker darah. Tidak jarang, pasien justru mengetahui hal ini saat mereka melakukan pemeriksaan bagi penyakit lain. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemahaman tentang kanker darah dan gejalanya, serta pentingnya melakukan pemeriksaan medis rutin yg mencakup pula pengecekan jumlah sel darah.

“Sayangnya, kanker darah mampu saja ditemui di pasien yg tak mengalami gejala apapun,” ujar Konsultan Hematologi PCC Dr. Colin Phipps Diong, Jakarta, Kamis, (06/09/2018).

Namun, tak terus demikian. Masih menurutnya, sejumlah pasien memamerkan gejala-gejala seperti demam berkepanjangan, keringat dingin di malam hari, kelelahan yg tidak kunjung hilang, penurunan berat badan secara drastis yg tidak direncanakan dan terkadang, pembengkakan kelenjar getah bening.

“Jika hasil cek darah Anda memamerkan ketidaknormalan, dan Anda mengalami gejala-gejala yg aku sebutkan, sebaiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter,” tambahnya.

Dokter kemudian mulai melakukan serangkaian tes lanjutan, termasuk biopsi sumsum tulang belakang, buat memastikan diagnosis keberadaan kanker darah.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin