Beri Semangat Untuk Pasien Kanker Anak

Jakarta – Memberikan semangat bagi pasien kanker anak dapat dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memberikan hiburan berupa drama musikal.

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke da 25 dan memperingati Hari Anak Nasional, Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) menyelenggarakan pertunjukan drama musikal “Rasa, Caring from the Heart”. Acara berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu,(28/07/2018).

Drama ini mengisahkan seorang anak penyandang kanker bernama Rasa dalam berjuang mengalahkan penyakitnya, hingga ia mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya.

Pertunjukan ini yaitu inisiatif dari Cancer Buster Community (CBC) merupakan suatu komunitas yg anggotanya terdiri dari para penyintas kanker anak yg telah dinyatakan sembuh.

Cerita yg diangkat pada drama musikal Rasa, Caring from the Heart terinspirasi dari kisah nyata para survivor kanker anak yg tergabung dalam CBC. Pertunjukan ini khusus didedikasikan buat para pasien kanker anak di semua Indonesia.

Ketua YOAI, Rahmi Adi Putra Tahir menjelaskan, selain masyarakat umum, YOAI mengundang sekitar 200 pasien kanker anak yg ketika ini tengah berjuang buat sembuh, beserta keluarganya bagi hadir di pertunjukan drama musikal ini, sebagai dukungan moral bagi mereka.

“Melalui pertunjukan ini, YOAI ingin menyebarkan pesan bahwa kanker pada anak itu bisa diobati dan diusahakan sembuh bila dideteksi atau diobati sejak dini. Untuk menuju ke sana, dibutuhkan dukungan, tidak cuma dari sisi medis saja tapi dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekatnya. Dengan adanya dukungan itu 50 persen kesembuhan telah tercapai. Dukungan sangat utama karena aku merasakan sendiri,” ujar Rahmi.

Anak-anak yg berhasil sembuh dari kanker, bisa hidup normal buat mampu bersekolah layaknya anak tanpa kanker.

“Drama musikal ini memang didedikasikan buat segala pasien kanker anak agar mereka milik motivasi kuat buat sembuh,” tambahnya.

Drama Musikal Rasa, Caring from the Heart disutradarai Rama Soeprapto yg berpengalaman menggelar acara serupa melalui sanggar Opera Jelajah Anak Indonesia (OJAI).

“Ini adalah pertunjukan dari kalian buat kita. Pertunjukan tentang perjuangan hidup, cinta kasih, persahabatan, dan kebahagiaan. Kita seluruh dapat menolong mereka, para pasien kanker anak, bahkan cuma dengan memberikan buku gambar dan crayon mereka telah sangat gembira,” kata Rama.

Selain melibatkan anak-anak dari komunitas Opera Jelajah Anak Indonesia, drama musikal ini mengajak pula 15 anggota CBC bagi ikut bermain peran. Rama juga mengundang lima artis profesional sebagai pemeran penting merupakan Lukman Sardi, Dea Panendra yg bermain sebagai Rasa, Gabriel Harvianto yg memainkan tokoh Bintang, Shelomita dan “Omara Naidra Esteghahlal.

Seluruh lagu dalam drama musikal yg cuma berdurasi 45 menit ini diciptakan Thoersi Ageswara yg pernah meraih Piala Citra di ajang FFI 2012. Menurut Rama, ia sengaja membuat drama musikal yg ringan dan sederhana agar pesannya gampang dipahami anakanak penderita kanker dan masyarakat umum yg hadir. Untuk tidak mengurangi nuansa Indonesia dalam drama ini, Rama menghadirkan pendongeng yang berasal Aceh, PM Toh.

“Selain drama musikal, pengunjung yg tiba juga mampu menyaksikan eksibisi di gallery Ciputra Artprenuer. Karena di ketika yg bersamaan YOAI mengadakan pameran karya seni pasien kanker anak dan para survivors yg dibuat ketika acara Hari Kanker Anak lnternasional (HKAI) pada 18 Februari lalu,” tambah Rahmi. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin