Cari Tahu Efek Psikologis Anak Ketika Bermain

Jakarta – Bermain yaitu suatu kegiatan yg menyenangkan. Karena itu, ini sangat memiliki efek psikologis pada anak.

Sebagai orangtua, menurut Saskhya Aulia Prima Psikolog dan Pendiri Tiga Generasi, harus mampu memberikan mainan kepada anak sesuai dengan usianya. Hal ini agar seorang anak mampu mengaktualisasikan diri sesuai dengan usianya.

“Usia itu menggambarkan kemampuan anak. Misalnya usia delapan tahun dia main kemampuan bagi berhitung yg diamainin adalah mainan bagi anak tiga tahun. Sebenarnya itu enggak nambah apa – apa bagi anak,” kata Saskhya ketika ditemui di acara ELC, Jakarta, Rabu, (14/11/2018).

Masih menurutnya, seandainya anak usia tiga tahun namun memakai mainan bagi usia delapan tahun, ini juga tak mulai berefek apa – apa terhadap psikologisnya.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kalau misalnya tiga tahun dan belajar delapan tahun dia tak mampu belajar apa – apa. Efek psikologisnya dia mampu stres dan tak tidak mengurangi ilmu apa – apa atau dapat bosan,” tambahnya.

Kemudian, seandainya anak merasa bosan, ini mulai menimbulkan efek lain.

“Begitu dia bosan kami lihatnya dia nakal karena dia mau lempar – lempar mainan. Kita mengira ini anak nakal, padahal dia bosan,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin