Dampak Ekonomi Dari Penyakit Campak Dan Rubella

Jakarta – Kerugian ekonomi yg ditimbulkan apabila seseorang terkena Campak tanpa komplikasi lebih kurang memakan biaya 2.7 juta rupiah per kasusnya.

Lain halnya seandainya seorang anak menderita Campak dengan komplikasi radang paru atau otak, biaya pengobatan minimal lebih kurang menghabiskan hampir 13 juta rupiah per kasus, di luar biaya hidup yg dibutuhkan ketika penderita mendapatkan perawatan.

Sementara itu, pembiayaan minimal yg dibutuhkan bagi pengobatan seorang anak dengan CRS (Congenital Rubella Syndrome) mencapai lebih dari 395 juta rupiah per orang bagi penanaman koklea di telinga, operasi jantung dan mata. Namun setelah itu tentu tetap dibutuhkan pembiayaan bagi perawatan kecacatan seumur hidupnya.

“Untuk satu anak mampu menghabiskan Rp.300 – Rp.400 jutaan bagi perawatannya. seteruhnya kami enggak tahu. Lalu, siapa yg mau nanggung. Kalau dilihat secara umum, ini sangat darurat,” tegas Aman B Pulungan dari IDAI ketika ditemui di Kemenkes RI, Jakarta, Kamis, (23/08/2018).

Seorang ibu dari anak penderita CRS, mengungkapkan biaya yg dikeluarkan buat perawatan anaknya hingga berusia 8 tahun mencapai Rp 619 juta, termasuk biaya buat pemasangan implant koklear sebesar Rp 370 juta, operasi katarak sebesar Rp 22 juta. dan terapi bicara yg menghabiskan Rp 74 juta.

Sementara ibu penderita CRS lainnya dengan (inisial GM) juga mencatat biaya bahwa biaya pemasangan alat bantu penunjang anaknya mencapai Rp 327 juta, biaya cek kesehatan sebesar Rp 34 juta dan biaya rehabilitasi mencapai Rp 2,6 juta setiap bulannya.

Kerugian makro ekonomi yg ditimbulkan karena penyakit MR di Indonesia selama lima tahun (2014 – Juli 2018) mencapai 5,7 triliun mpiah. Perhitungan ini memakai model perhitungan cost benefit analysis yg dikerjakan Prof. Soewarta Kosen (litbangkes, 2015).

Hal ini sangat tak sebanding, bila kalian melihat biaya yg dikeluarkan Kementerian Kesehatan buat kampanye dan program imunisasi MR cuma lebih kurang sebesar Rp. 29 ribu,per anak.
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin