Faktor Hormonal Wanita, Penyebab Penyakit Lupus

Jakarta – Faktor risiko penyakit Lupus Divisi Alergi Imunologi (LES) adalah genetik, lingkungan, dan hormonal.

Faktor hormonal mampu menjelaskan mengapa kaum perempuan lebih tidak jarang terkena penyakit lupus. Ini biasanya terjadi saat wanita mengalami hamil. Meski tak kerap terjadi, tapi tidak jarang ditemuka penyakit lupus dialami ketika wanita hamil karena faktor homonal.

“Wanita lebih tidak jarang terkena dibandingkan laki – laki dan umumnya pada kelompok usia produktif. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa umumnya wanita lebih banyak menderita penyakit autoimun,” papar Iris Rengganis Ketua Divisi Alergi Imunologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM ketika ditemui di acara Ginjal dan Kesehatan Perempuan, Jakarta, Rabu (07/03/2018).

Gejala penyakit lupus tak bersamaan. Timbul satu persatu. Mulai dari lelah yg sangat terasa dan dianggap biasa saja karena bekerja pagi hingga malam. Kemudian, timbul nyeri sendi, dan kemudian menyerang organ lainnya.

“Kemudian gejala penyakit lupus adalah dari darah. Kemudian jantung, paru-paru, ginjal, neuropsikiatri, dan reproduksi,” tambahnya.

Hormonal endogenous pada wanita tak terus mampu menerangkan terjadinya penyakit autoimun. Tetapi, faktor yang lain seperti variasi biologis wanita seperti kehamilan dan menstruasi, yaitu keadaan yg juga bisa menerangkan prevalensi tinggi pada wanita. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin