GERD Dapat Sembuh, Asalkan?

Jakarta – Penyakit GERD adalah salah satu gangguan yg timbul dari organ lambung. Penyakit ini mulai sembuh asalkan pasien tertib melakukan beberapa hal.

Menurut Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, para pasien GERD harus mengetahui pencetus penyebab persoalan penyakit tersebut. Misalnya, seandainya terlalu banyak konsumsi makanan yg mengandung lemak, cokelat, dan keju, ini sangat buruk untuk lambung karena membuat lambung bekerja lebih lamban.

“Lemak, cokelat, dan keju, menyebabkan pengosongan lambung yg padat dan lamban bekerja,” papar Ari Fahrial Syam, Jakarta, Jumat, (31/08/2018).

Kemudian, pasien yg terlalu tidak jarang konsumsi fastfood. Ini termasuk dalam gaya hidup yg tak sehat. Masih menurut Ari, seperti namanya, Fastfood, dikonsumsi dengan terburu – buru.

Fastfood umumnya makannya dengan buru – buru. Ini kami memberikan beban kepada lambung bekerja lebih lama,” tambahnya.

Gaya hidup konsumsi fastfood kini mewabah hingga ke anak – anak. Ini sangat membahayakan. Bahkan, budaya konsumsi fastfood kini menjadi sarapan pagi.

“Lebih baik, ganti sarapan pagi dengan makanan buatan sendiri,” ujarnya.

Selanjutnya, GERD dapat sembuh dengan menurunkan berat badan. Jika memiliki kecenderungan obesitas pada pasien GERD, lebih baik menurunkan berat badan dengan konsisten.

“Ini juga berkaitan dengan gaya hidup yg diubah,” tegasnya.

Selain itu, yg paling utama adalah kepatuhan dalam mengkonsumsi obat. Biasanya, pasien GERD telah merasa gejala penyakit hilang dan tak melanjutkan konsumsi obat.

Padahal, kepatuhan konsumsi obat sangat berpengaruh pada kesembuhan yg dalam jangka panjang.

“Pada umumnya, pasien GERD mengkonsumsi obat selama sebulan penuh. Kepatuhan ini banyak yg tak dilaksanakan. Biasanya saat pasien telah merasa enak pada dua pekan awal, mereka meninggalkan konsumsi obat. Padahal harus dihabiskan selama satu bulan. Ini yg dapat menyebabkan penyakit berulang,” paparnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin