Ingat, ORI Difteri Ada 3 Putaran

Jakarta – Outbreak response immunization (ORI) putaran pertama sebagai upaya pengendalian KLB Difteri sudah dilaksanakan pada pertengahan Desember 2017.

Bulan Januari 2018 ini yaitu jadwal putaran kedua ORI Difteri. Sementara ORI putaran ketiga dikerjakan 6 bulan kemudian. ORI Difteri perlu dikerjakan 3 kali buat membentuk kekebalan tubuh dari bakteri _corynebacterium diphteriae_, seperti yg dikutip dari siaran pers yg diterima Jakarta, Minggu (07/01/2018).

Bagi orang tua yg memiliki putra dan putri berusia antara 1 tahun sampai dengan kurang 19 tahun yg belum mendapatkan vaksin di putaran pertama ORI Difteri, tak perlu khawatir. Laporkan ke petugas kesehatan buat mendapatkan ORI pertama.

Ini dapat dilaksanakan bersamaan ORI putaran kedua buat anak yg sudah mendapatkan ORI sebulan lalu.

Kementerian Kesehatan mencatat hasil cakupan pelaksanaan ORI di 3 provinsi hingga Kamis malam (4/1) pukul 19.30 WIB mencapai 52,10 persen. Dengan rincian cakupan ORI buat provinsi DKI Jakarta 61,75 persen, Jawa Barat 44,21 persen, dan Banten 57,60 persen.

Cakupan ini mulai selalu meningkat menyusul kegiatan belajar di sekolah sudah kembali aktif setelah libur semester, libur Natal dan Tahun Baru. Sebagaimana diketahui target ORI terbesar adalah pada anak sekolah, merupakan 75 persen.

ORI putaran kedua langsung dilaksanakan di sekolah. Bagi anak yg tak sekolah, ORI bisa dikerjakan di Posyandu, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Pemerintah percaya melalui ORI yg tepat dan sesuai prosedur, KLB Difteri mampu kami kendalikan. Tentu perlu kerjasama dan partispasi kami segala terutama para orangtua yg mempunyai anak-anak serta upaya bersama pemerintah daerah buat mengambil langkah cepat mengendalikan persoalan KLB ini.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin