Ini Sebab Anak Jadi Pemilih Makanan

Jakarta – Picky eater yaitu gangguan perilaku makan pada anak yg berhubungan dengan perkembangan psikologis tumbuh kembang. Seperti apa?

Hal tersebut ditandai dengan keengganan anak coba macam makanan baru (neofobia), pembatasan terhadap macam makanan tertentu terutama sayur dan buah, dan secara ekstrim tak tertarik terhadap makanan dengan berbagai cara yg dilakukan, merupakan menampik makanan yg tak dia sukai, mengemut makanan, dan menutup mulut dengan pertemuan pada ketika menghadapi makanan yg tak dia sukai.

Ada beberapa yg menyebabkan anak menjadi pemilih makanan tertentu. Menurut Prof. Dr. Rini Sekartini, SpA, biasanya keadaan picky eater disebabkan kurangnya variasi makanan anak.

“Anak tak boleh memilih makanan yg disukai, suasana di rumah tak menyenangkan, kurang perhatian orangtua, atau contoh yg kurang baik dari orangtua,” ujar Rini Sekartini, Jakarta, Senin, (08/10/2018).

Picky eater ditandai dengan pertumbuhan tubuh terhenti, perubahan perilaku, lesu, kehilangan selera makan, dan kekurangan berat badan. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan anak. Namun sayangnya, banyak orangtua yg salah kaprah menyiasati picky eater dengan memberikan susu sebagai solusi. Padahal, susu sebetulnya cuma sebagai pelengkap.

Perlu diketahui, angka kejadian persoalan kesulitan makan di beberapa negara cukup tinggi. Sebuah penelitian oleh The Gateshead Millenium Baby Study pada tahun 2006 di Inggris menyebutkan, 20 persen orangtua menyampaikan anaknya mengalami persoalan makan, dengan prevalensi tertinggi anak cuma mau makan makanan tertentu. Survei yang lain di Amerika Serikat tahun 2004 menyebutkan 19-50 persen orangtua mengeluhkan anaknya sangat pemilih dalam makan sehingga terjadi defisiensi zat gizi tertentu.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin