Ini Sebab Penyakit Ginjal Pada Anak

Jakarta – Pada kelompok usia bayi sampai dengan empat tahun, kelainan bawaan yaitu penyebab penting penyakit ginjal pada anak.

Ginjal adalah organ yg berbentuk seperti kacang seukuran kepalan tangan, berjumlah dua, dan berlokasi di bagian punggung bawah. Ini terletak di masing – masing satu di setiap sisi tubuh. Ginjal terjadi dari jutaan unit penyaring yg disebut nefron. Nefron mengandung filter yg tersusun atas glomerulus dan tubulus.

Fungsi ginjal terdiri dari, mengatur keseimbangan cairan tubuh dan membuang produk sisa, mengatur tekanan darah, mendukung pertumbuhan tulang, karena ginjal mengaktifkan vitamin D sehingga menolong tubuh menyerap kalsium bagi kesehatan tulang.

Kemudian, menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh. Menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Karena, ginja mengontrol kadar elektrolit seperti natrium, kalium, fosfat, dan kalsium di dalam tubuh.

Selanjutnya, ginjal bisa menolong menghasilkan hormon eritropetin yg merangsang sumsum tulang buat memproduksi sel darah merah.

Ada beberapa penyebab yg menimbulkan penyakit ginjal pada anak. Menurut, dr. Eka Laksmi Hidayati, SpAK, RSCM divisi ginjal anak, menjelaskan, pada dasarnya, saat anak kedapatan penyakit ginjal, hal ini tak dapat diprediksi sebelumnya. Pencegahan buat penyakit tersebut tak mampu dilakukan, karena penyakit ini umumnya bukan seperti penyakit obesitas.

“Penyebabnya adalah adanya kelainan kongeniital atau bawaaan . Kemudian, adanya infeksi saluran kemih yg berulang atau kompleks,” papar Eka ketika ditemui di acara Baxter Kidney City Tour 2018, Jakarta Aquarium, Minggu, (18/03/2018).

Kemudian, penyebab lainnya adalah terdapat sindrom nefrotik, penyakit sistemik, seperti nefritis lupus, dan diabetes mellitus. Terdapat trauma, sumbatan atau obstruksi urin dan refluks, serta obat – obatan.

“Antara usia 5-14 tahun, penyakit ginjal yg tidak jarang ditemukan adalah kelainan bawaan, sindrom nefrotik, dan penyakit sistemik. Usia 15-18 tahun, kelainan yg melibatkan glomerulus adalah penyebab penting penyakit ginjal,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin