Ini Yang Membuat Nafsu Makan Anak Menurun

Jakarta – Anjuran pemerintah agar kental manis tak dikonsumsi oleh Balita didasari atas tingginya kadar gula yg terkandung dalam produk tersebut.

Selain dampak jangka panjang konsumsinya yg mampu mendekatkan anak pada risiko obesitas, diabetes dan penyakit tak menular lain, dampak jangka pendeknya sebenarnya kadang dirasakan namun belum banyak disadari oleh para orangtua, yakni nafsu makan anak yg menurun.

Demikian pernyatan Direktur Gizi Masyarakat, Ir. Doddy Izwardy, MA, kepada media ketika ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, baru – baru ini.

“Kita harus menjaga anak-anak ini dari makan-makanan yg terlalu manis, terlalu gurih dan asin, karena mempengaruhi pola maka. Mereka jadi susah (nafsu) makan,” tutur Doddy.

Masih menurutnya, para orangtua tidak jarang beranggapan bahwa Balita tak mau makan itu tak menjadi persoalan selama mau minum susu. Kita juga menemukan orang tua yg terus memberikan makanan yg diinginkan atau diminta Balitanya, dengan alasan agar mau makan.

Banyak pula di antara kalian yg kadang mendengar para orangtua mengeluhkan bahwa Balita sulit makan, apalagi bila diminta mengonsumsi buah dan sayur.

“Hal ini tak mengherankan, bahwa anak-anak menjadi terbiasa mengonsumsi makanan/minuman yg rasanya sangat kuat (terlalu manis, gurih atau asin). Hal ini menyebabkan anak menjadi cenderung kurang menyukai rasa dan aroma alami makanan, terutama sayur dan buah,” tambahnya.

“Kita kesulitan mengajarkan anak-anak kami makan buah dan sayur. Jadi itu yg sebenarnya alamiah seharusnya masuk ke dalam tubuh kita. Sehingga ketika kalian berikan yg rasanya tak kuat (buah dan sayur) anak mulai menolak.” ungkap Doddy.

Kementerian Kesehatan ketika ini memiliki regulasi Permenkes No 30 tahun 2013 yg selanjutnya diamandemen dengan Permenkes No 63 Tahun 2015 yg memutuskan batasan konsumsi gula, garam dan lemak buat mengurangi risiko terjadinya penyakit tak menular (PTM).

Adapun batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yg disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) per orang per hari merupakan 50 gram (4 sendok makan) gula; 2000 miligram natrium/sodium; atau 5 gram garam (1 sendok teh), dan buat lemak cuma 67 gram (5 sendok makan minyak). Untuk memudahkan mengingatnya ingat rumusan G4 G1 L5.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin