Isu Obat Progesterex, Minum 1x Mandul Selamanya?

ISU penyalahgunaan obat dengan nama “Progesterex” bukanlah hal yg baru di Indonesia. Terkait hal itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sudah melakukan penelusuran terkait obat tersebut dan menyatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah HOAX.

Berdasarkan data registrasi obat di Badan POM, Progesterex tak terdaftar sebagai obat di Badan POM. Selain itu obat Progesterex tak pernah terdapat di dunia nyata. Sementara Rohypnol, yg disebutkan dalam pemberitaan dikonsumsi bersamaan dengan Progesterex bagi mensterilisasi perempuan, pernah terdaftar di Badan POM sebagai obat impor pada tahun 1981 namun tak pernah didaftarkan ulang. Dengan kata lain, seandainya ketika ini terdapat produk Rohypnol di pasaran berarti produk ilegal.

Dari hasil pengawasan Badan POM selama tahun 2010-2016 juga tak pernah ditemukan produk ilegal atas nama Progesterex dan Rohypnol, serta belum pernah ada laporan penyalahgunaan keduanya. Masyarakat dihimbau agar tak perlu resah dengan keterangan yg menyesatkan berupa pesan berantai yg dibuat oleh pihak yg tak bertanggung jawab.

Jadilah masyarakat cerdas yg tak gampang yakin dengan semua satu yg beredar di dunia maya apalagi bukan dari situs resmi atau ahli kesehatan dan perobatan seperti dokter dan apoteker. Pernyataan terkait obat yg diminum secara oral dan berakibat pada kemandulan permanen juga yaitu pembodohan. Tidak ada pil sterilisasi apapun dengan nama apapun yg ada buat memandulkan hewan apalagi manusia. Sterilisasi dikerjakan secara fisik melalui operasi.

Sterilisasi bekerja dengan menghentikan meeting antara sel telur dan sperma. Pada sterilisasi wanita (oklusi tuba) dikerjakan dengan cara memotong, mengunci atau menghalangi tuba falopi yg membawa telur dari ovarium ke rahim. Sedangkan pada sterilisasi pria dikerjakan dengan cara memotong, mengunci atau mengikat vas deferens (tabung yg membawa sperma dari testis ke penis). Tindakan ini disebut dengan vasektomi.

Semoga masyarakat Indonesia bisa lebih teredukasi lagi dengan keterangan yg valid serta tak turut serta menyebarkan berita yg belum jelas kebenarannya bahkan menjadi penyebar berita hoax. Salam cerdas dan sehat! [DOS]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin