Jaga Asupan Makanan, Hindari Diabetes

Jakarta – Diabetes adalah salah satu penyakit yg mematikan di dunia. Penyakit Diabetes Melitus (DM) memiliki sifat Silent Killer.

Mengutip dari boldsky, Rabu, (02/01/2018), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa diabetes mulai menjadi penyebab kematian nomor tujuh pada tahun 2030. Lantas, bagaimana menjalani hidup yg panjang dan sehat dengan diabetes.

Apa itu diabetes? Diabetes adalah suatu keadaan yg terjadi saat pankreas tak menghasilkan cukup insulin atau saat tubuh tak mampu secara efektif memakai insulin yg dihasilkannya.

Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia kadang terjadi dan menyebabkan kerusakan serius pada banyak sistem tubuh terutama pembuluh darah dan saraf.

Penyebab Diabetes Untuk memahami diabetes, Anda harus terlebih lalu memahami cara kerja insulin dalam tubuh.

Apa itu insulin? Ini adalah hormon yg disekresikan oleh sel pulau pankreas ke dalam aliran darah. Insulin kemudian bersirkulasi, sehingga memungkinkan gula bagi masuk ke sel Anda dan menurunkan jumlah gula dalam aliran darah Anda.
Ketika ada kekurangan dalam jumlah insulin yg diproduksi atau tubuh tak mampu memakai insulin dengan benar, itu menyebabkan diabetes.

Ada empat macam diabetes – diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, prediabetes dan diabetes gestasional.

Diabetes tipe 1 terjadi saat tubuh tak memproduksi cukup insulin. Tubuh memecah karbohidrat menjadi glukosa darah yg memberi Anda energi dan hormon insulin dibutuhkan oleh tubuh buat mendapatkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh.

Diabetes tipe 1 dikatakan mengurangi harapan hidup setidaknya 20 tahun, menurut Diabetes UK.

Dalam masalah diabetes tipe 2, tubuh Anda tak mampu memakai insulin dengan benar yg disebut sebagai resistensi insulin. Pankreas memproduksi insulin ekstra buat menebusnya, tapi seiring waktu, itu tak bisa membuat cukup insulin bagi menjaga glukosa darah Anda pada tingkat normal.

Menurut Diabetes UK, diabetes tipe 2 secara kasar mengurangi harapan hidup hingga 10 tahun. Orang dengan diabetes tipe 2 biasanya memiliki prediabetes dan kadar glukosa darahnya lebih tinggi dari kadar normal.

Pada tahap prediabetes, beberapa kerusakan pada sistem peredaran darah dan jantung sudah terjadi. Diabetes gestasional berkembang selama kehamilan dan lenyap setelah melahirkan. Jenis diabetes ini mampu terjadi pada setiap tahap kehamilan.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin