Jangan Beri Anak MPASI Menu Tunggal

Jakarta – Pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) pada anak saat masuk fase makan, memang sangat menantang. Mulai dari persiapan makan hingga menyiapkan menu makanan.

Belakangan, menu MPASI banyak ditampilkan di sosial media dan beredar di masyarakat. Beragam versi dapat didapatkan. Mulai dari MPASI menu tunggal hingga empat bintang. Hal tersebut tentu menjadi masukan dan referensi buat para orangtua yg baru memiliki anak.

Agar para orangtua baru tak mengalami kebingungan, Dokter Anak Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik Pada Anak, Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K), menyarankan, pemberian MPASI harus mengandung protein nabati, hewani, karbohidrat, dan serat. Keempat komponen ini sangat dianjurkan agar kecukupan gizi anak terpenuhi.

“Makannya itu tak boleh satu – satu, merupakan makan menu tunggal dan lainnya. Tidak lagi satu macam lagi yg suka disosilalisasikan,” papar Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K), Jakarta, Kamis, (13/09/2018).

Masih menurutnya, persoalan yg banyak terjadi pada anak ketika ini adalah kekurangan protein yg tinggi. Ini sangat disayangkan. Karena, kekurangan protein mulai berakibat pada perubahan fisik pada anak dan gagal tumbuh. Hal ini sangat merujuk pada masalah stunting.

“Tidak ada lagi kasih sayur dan buah bagi tinggikan badan. Ini salah. Itu cuma buat makanan dewasa. Kalau bagi anak merupakan protein nabati yg harus dipenuhi,” tambahnya.

Perlu diketahui, persoalan malnutrisi, termasuk stunting, hingga kini masih menjadi tantangan buat anak-anak di dunia. Sekitar 162 juta anak berusia di bawah 5 tahun di segala dunia mengalami stunting dan 8,9 jutanya yaitu anak lndonesia. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin