Jantung Sehat Dengan Olahraga Lima Kali Seminggu

India – Olahraga teratur bisa membalikkan kerusakan jantung terkait usia. Regimen ini mencakup berolahraga empat sampai lima kali seminggu, umumnya dalam sesi 30 menit.

Mengutip dari indianexpress, Selasa (09/01/2018), 30 menit olahraga tersebut ditambah pemanasan dan pendinginan. Penuaan yg menetap bisa menyebabkan kaku otot di ventrikel kiri jantung, ruangan yg memompa darah kaya oksigen keluar ke tubuh.

Sebuah penelitian menunjukkan, olahraga empat sampai lima kali seminggu mampu membalikkan kerusakan pada penuaan, penuaan hati dan menolong mencegah risiko gagal jantung di masa depan.

Untuk menuai keuntungan paling banyak, rejimen latihan harus dimulai pada usia paruh baya, sebelum 65 tahun saat jantung sepertinya mempertahankan plastisitas dan kemampuan bagi merombak dirinya sendiri.

Olahraga perlu dikerjakan empat sampai lima kali seminggu. Dua sampai tiga kali seminggu tak cukup.

“Berdasarkan serangkaian penelitian yg dikerjakan oleh tim kalian selama lima tahun terakhir, dosis latihan ini sudah menjadi resep aku seumur hidup,” kata Benjamin Levine, dari University of Texas di AS.

“Saya pikir orang harus dapat melakukan ini sebagai bagian dari kebersihan pribadi mereka, seperti menyikat gigi dan mandi,” tambah Levine.

Regimen tersebut meliputi berolahraga empat sampai lima kali seminggu, umumnya dalam sesi 30 menit, ditambah pemanasan dan pendinginan.

Lebih dari 50 peserta dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok, satu di antaranya menerima dua tahun pelatihan. Latihan diawasi dan kelompok lainnya, sebuah kelompok kontrol, yg berpartisipasi dalam pelatihan yoga dan keseimbangan.

Pada akhir studi dua tahun, mereka yg sudah berolahraga memamerkan peningkatan 18 persen dalam asupan oksigen maksimal selama latihan dan peningkatan kepatuhan, atau elastisitas otot ventrikel kiri yg lebih dari 25 persen.

Masih menurut Levine, penuaan yg menetap bisa menyebabkan kaku otot di ventrikel kiri jantung, ruangan yg memompa darah kaya oksigen keluar ke tubuh.

“Saat otot menegang, Anda mendapat tekanan tinggi dan ruang jantung tak rata juga dengan darah. Dalam bentuknya yg paling parah, darah mampu kembali masuk ke paru-paru. Saat itulah gagal jantung berkembang, ” tambah Levine.

Penelitian sebelumnya memperlihatkan bahwa kekakuan ventrikel kiri kadang muncul pada usia paruh baya pada orang yg tak berolahraga dan tak fit, membiarkan mereka memiliki ruang kecil yg kaku dan tak bisa memompa darah juga.

Namun, para periset juga menemukan bahwa ruang jantung di atlet tingkat master yg kompetitif tetap besar dan elastis, bahkan empat hingga lima hari latihan berkomitmen selama puluhan tahun telah cukup untuk atlet yg tak kompetitif buat menuai sebagian besar dari keuntungan ini.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin