Kacang Hijau Dan Daun Adas Picu Produksi ASI

Jakarta – Tidak jarang para ibu yg baru melahirkan menghadapi kendala ketika memberikan Air Susu Ibu (ASI). Masalah ini dapat diatasi dengan konsumsi kacang hijau dan daun adas.

Mungkin tak banyak yg mengetahui daun adas dapat memicu produksi ASI. Terdapat hasil penelitian terbaru yg dikerjakan selama satu tahun oleh 3 orang bidan bersamatim JUKAJO. Mereka adalah Catur E Suksesty, Marthia Ikhlasiah, dan Azimatudar. Mereka pertama kali di Indonesia yg menjadikan hasil risetnya sebagai satu produk yg mampu dibuat menjadi minuman kemasan fresh dan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Pada penelitian kali ini dimuai dengan pemilihan kacang hijau sebagai galactogogue yg didasarkan pada kandungan nutrisinya sehingga aman dikonsumsi. Selain itu, terdapat pula daun adas yg juga bisa memicu keluarnya ASI.

“Daun adas sangat banyak manfaatnya namun tak banyak orang yg tahu. Tanaman ini mengandung flavonoid tinggi yg bisa mempengaruhi sistem endokrin dan fungsi hormon seperti merangsang sekresi air susu,” kata Catur E Suksesty salah satu bidan yg melakukan penelitian JUKAJO jus kacang varian baru ditemui di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Pemilihan kacang hijau (Phaseolus Radiatus) sebagai galactogogue didasarkan pada kandungan nutrisinya diantaranya karbohidrat yg yaitu komponen terbesar dari kacang hijau merupakan sebesar 62-63 persen. Kandungan lemak pada kacang hijau adalah 0,7-1 gr/kg kacang hijau segar yg terdiri atas 73 persen lemak tidak jenuh dan 27 persen lemak jenuh, sehingga aman dikonsumsi. Berdasarkan jumlahnya, protein yaitu penyusun penting kedua setelah karbohidrat. Kacang hijau mengandung 20 – 25 persen protein. Protein pada kacang hijau mentah memiliki daya cerna sekitar 77 persen.

Daya cerna yg tak terlalu tinggi tersebut disebabkan oleh adanya zat antigizi, seperti antitrypsin dan tanin (polifenol) pada kacang hijau. Pemenuhan nutrisi yg adekuat selama proses laktasi bisa mempengaruhi pengeluaran hormon prolaktin setelah makan.

“Jadi, buat para ibu dan calon ibu, jangan pernah takut tak memiliki ASI. Karena telah terdapat nutrisi penunjang yg mampu memproduksi ASI lebih banyak,” papar Marthia Ikhlasiah.

Pemilihan kacang hijau dan daun adas sebagai galactogogue didasarkan pada kandungan senyawa aktif, kandungan nutrisi, dan keterangan ethnobotanical. Galactogogue digunakan bagi menginduksi, mempertahankan dan meningkatkan produksi ASI yg memediasi proses yg kompleks melibatkan interaksi antara faktor fisik dan fisiologis. Kandungan senyawa aktif polifenol dan flavonoid merangsang prolaktin buat meningkkatkan produksi air susu dan oksitosin buat terjadinya proses pengeluaran air susu.

“Tujuan penelitian ini adalah bagi menganalisis pengaruh konsumsi jus campuran kacang hijau (Phaseolus Radiatus) dan daun adas (Foenicumum vulgar L.) pada ibu menyusui berpengaruh terhadap peningkatan hormon prolaktin dan berat badan bayi. Sehingga harapannya dengan hasil penilitian yg sangat ketat dan terarah bisa memberikan hasil maksimal pada macam varian JUKAJO yg mulai kalian luncurkan akhir tahun 2017 ini,” ujar Ida Rosida, Founder & Commisioner JUKAJO.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin