Kadar Lemak Tubuh Naik, Berisiko Kanker?

New Delhi – Indeks massa tubuh normal (BMI) bukan tanda yg baik saat kadar lemak tubuh Anda memuncak.

Mengutip dari zeenews, Sabtu (27/01/2018), sementara banyak orang mungkin merasa sebaliknya, penelitian sudah memperlihatkan bahwa itu tak sehat.

Dalam peringatan buat wanita postmenopause, sebuah studi baru sudah menyampaikan bahwa normal BMI tapi lebih tinggi kadar lemak tubuh pada ketika yg sama mungkin pada peningkatan risiko kanker payudara.

BMI mengacu pada rasio berat tinggi, tapi ia bukanlah cara yg tepat bagi menentukan kadar lemak semua tubuh, seperti kepadatan massa dan tulang otot tak mampu dibedakan dari massa lemak.

Para peneliti menemukan bahwa risiko kanker payudara meningkat sebesar 35 persen bagi setiap lima-kilogram kenaikan lemak segala tubuh, walaupun memiliki normal BMI.

“Temuan kita memperlihatkan bahwa risiko kanker payudara invasif meningkat pada wanita postmenopause dengan normal BMI dan tingkat yg lebih tinggi lemak tubuh, yg berarti bahwa sebagian besar penduduk memiliki risiko tak diakui mengembangkan kanker,” kata Neil Iyengar, Onkologi Memorial Sloan Kettering Cancer Center di New York.

Temuan-temuan penelitian dijadwalkan mulai disajikan pada konferensi American Association for Cancer Research yg mulai diselenggarakan di Texas dari 27 – 30 Januari.

Studi mencatat bahwa tingkat aktivitas fisik lebih rendah pada wanita dengan jumlah yg lebih tinggi lemak tubuh, yg lebih lanjut disarankan perlunya aktivitas fisik tak cuma buat orang-orang yg kelebihan berat badan, tapi juga pada orang-orang yg tak gemuk.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin